UNDER CONSTRUCTION - WEBSITE DALAM PERBAIKAN - TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA

Forex adalah Bisnis yang mengandung RESIKO SANGAT TINGGI, tidak seorangpun yang mampu mengendalikan pergerakan Forex ini "...harga bergerak secara acak tidak akan menjamin seseorang bisa profit secara terus menerus karena Forex adalah PERMAINAN PSIKOLOGI" kata Bill William yang terkenal dengan Chaos Teory-nya.

TRADING ADALAH BISNIS PALING JUJUR, Bisnis mandiri terlepas dari kekurangan dan kelebihannya

Trading Forex di Indonesia masih menjadi bisnis negatif bagi sebagian kalangan masyarakat kita, cap negatif itu masih menghantui dan memberikan sinyal untuk segera meningalkan bisnis ini. Ada Apa Dengan Trading ?

STRATEGY TRADING : INDICATORS VS NAKED TRADING

Dalam melakukan transaksi Forex apa yang sebaiknya kita pakai sebagai acuan dalam trading ? Amati Candlestick anda satu persatu, karena setiap perpindahan candlestick adalah signal buat kita.

Surat Keputusan (SK) No.75/BAPPEBTI/Per/12/2009 tentang Pialang Asing (PMA) di Indonesia.

PT Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) SEGERA bekerja sama dengan Pialang Berjangka Luar Negeri untuk dapat langsung bertransaksi di Bursa Komoditas kedua di Indonesia ini. Pialang Luar Negeri dapat langsung bertransaksi di Bursa Tanah Air TANPA HARUS memiliki Kantor Perwakilan di Indonesia.

TIPS TRADING : NASEHAT DARI MASTER FOREX DUNIA

“Trading itu tidak sulit. Apa yang sulit adalah disiplin dan komitmen yang diperlukan dalam aktivitas trading" - Michael Miligan. “Tidak ada alasan untuk tawar-menawar lebih delapan poin. Segera saja lakukan pembelian. Begitu juga ketika turun, jika anda berpikir harga akan turun, segera saja lakukan penjualan.” - David Ryan

Ratings and Recommendations by Outbrain

Wednesday, 19 October 2011

Indicators VS Naked Trading

Investasi Forex (Foreign Exchange) di Indonesia semakin lama semakin diminati, dulunya  untuk kalangan terbatas orang orang berduit saja. Sekarang siapapun  bisa mencobanya  baik  kalangan pekerja atau mahasiswa sekalipun karena Investasi Forex saat ini tidak lagi harus menyediakan Rupiah dalam Jumlah besar, misalkan 100 juta, 300 juta atau 500 juta. Jika anda tertarik dalam bisnis ini cukup 100 ribu-pun sudah bisa mencobanya, tidak punya komputer atau yang lebih populer dengan NoteBook bisa datang ke Warnet dengan berbekal FlashDisk atau yang lebih gampang lagi dengan menggunakan HandPhone.

"... dengan Forex  keuntungan yang didapat tidak terbatas begitu sebaliknya bisa menguras kantong seketika, high risk high return !"

Banyak Investor "kakap" yang sudah berguguran, banyak juga yang meraih keuntungan namun "gaib" ditelan bumi karena mereka tidak akan bercerita kalau dirinya banyak memperoleh keuntungan dari bisnis ini, semakin mengerti mereka tentang bisnis ini semakin sulit mengenali  mereka, berbeda dengan mereka yang sudah "kalah" akan bercerita kesana kemari tentang kekalahannya, mengingatkan teman atau keluarganya untuk tidak menggeluti bisnis ini.

Bijaksanalah mengambil keputusan jika ingin mencobanya dan jangan terpancing bujuk rayu "buruh broker" dengan janji janji imbal hasil yang besar tanpa diiringi kemampuan trading mereka, karena dana anda bisa saja  hilang tanpa jejak dan tidak  hanya sampai disitu, mereka akan terus meminta anda sebagai "Donatur Tetap" hingga anda angkat tangan, menyerah kalah dan bangkrut !

Pilih pakai Indicators atau Naked Trading ?

Dalam melakukan transaksi Forex apa yang sebaiknya kita pakai sebagai acuan dalam trading ? saya banyak melihat trader yang selalu berganti ganti indicators, berganti ganti system, berganti ganti strategy namun akhirnya selalu merugi ! 1 tahun, 2 tahun, 3 tahun trading masih juga belum menemukan indicators yang pas untuk digunakan, masih juga belum menemukan style trading yang cocok dengan "perasaannya". Dimana letak kesalahannya ? Indicators yang telah disediakan MT4 tersebut atau Software Trading yang selalu muncul versi terbarunya atau "perasaan kita salah" yang digunakan dalam mengambil keputusan dalam entry market ?. Kenapa banyak  yang menggunakan Indicators yang sama tetapi bisa profit sedangkan anda tidak ? karena anda trading menggunakan perasaan bukan PENGLIHATAN ANDA !

Naked Trading "Trading tanpa menggunakan Indicators" begitu PowerFull namun tidak pernah dijadikan sebagai acuan untuk trading karena tidak populer dikalangan trader. Bagi penjual Indicators, chart yang bersih tanpa adanya indicators adalah hal mustahil untuk mengambil keputusan entry, para pedagang ini berlomba lomba menawarkan Indicatorsnya terutama bagi para trader pemburu indicators yang selalu mencari indicators holly grail.

Coba perhatikan chart anda, apakah harga bergerak secara riversal (bolak balik, berganti arah setiap pergantian candle) atau bergerak secara countinue ( candle sebelumnya naik akan di ikuti dengan candle naik juga) ? Ya ! anda benar, candle bergerak mengikuti candle sebelumnya, sangat jarang candle bergerak secara riversal terus menerus KECUALI dalam kondisi MARKET SIDEWAY memang tidak cocok bagi kita untuk melakukan entry disana !

Amati Candlestick anda satu persatu, karena setiap perpindahan candlestick adalah signal buat kita, Candle Bullish akan diikuti Candle Bulish berikutnya, begitu juga Candle Bearish akan diikuti Candle Bearish berikutnya, Entry-lah di Candle Bullsih/Bearish ke 2 setelah  selesai Candle 1 terbentuk (Bullish atau Bearish). Percayalah secara probabilitas Candlestick bergerak berdasarkan Candlestick sebelumnya, dan tempatkan STOPLOSS di High atau Low Candle 1.

"... kelola dana anda secara bijak, ambil keputusan entry berdasarkan apa yang anda lihat bukan apa yang anda rasakan dan jangan terlalu banyak berasumsi"


Alex L. Setiawan - MasterForex Education Centre - Pontianak








 

Sunday, 16 October 2011

Resiko Trading Forex VS Impian Cepat Kaya

Alex L. Setiawan with Mr. Igor Volkov
Forex adalah Bisnis yang mengandung RESIKO SANGAT TINGGI, tidak seorangpun yang mampu mengendalikan pergerakan Forex ini berdasarkan keinginan masing masing investor (baca : trader). Perputaran Uang disektor Keuangan Dunia ini sehari harinya diperkirakan $3,1 triliun.

"...harga bergerak secara acak tidak akan menjamin seseorang bisa profit secara terus menerus karena Forex adalah PERMAINAN PSIKOLOGI" kata Bill William yang terkenal dengan  Chaos Teory-nya. Bill William berpendapat bahwa trader kebanyakan rugi karena mereka mengandalkan tipe analisis yang berbeda-beda dan tidak memahami apa yang sebenarnya terjadi pada market yang bergerak acak tersebut, ini adalah kenyataan yang tidak bisa kita pungkiri !

Jika ada penggunaan kata PASTI DALAM TRADING satu-satunya komponen dalam trading yang bisa kita kontrol secara nyata itu adalah Money Management karena hal ini sepenuhnya berada ditangan kita. Money Management yang baik akan menyelamatkan kita dari Kesalahan Analisa.

Sukses dalam  Trading  tidak dibangun dalam waktu sehari semalam atau mengikuti pelatihan 3 hari, 1 bulan atau hanya kadang kadang. Trading adalah Long Term Business, untuk dapat bertahan dalam pasar Forex kita harus PELIT, supaya mampu menjaga Modal kita ERAT-ERAT. Tidak menghamburkan uang yang diperoleh susah payah dari Bisnis Konvensional, Berhutang, Gaji Bulanan atau DANA KELOLAAN kita dan menjadikan MARKET FOREX sebagai Lembaga Sosial dengan menjadikan diri kita sebagai DONATUR  setiap saat.

Proteksi Kerugian dengan Stoploss (SL)
Modal kita hanya bisa dijaga selagi Masih Ada ! tidak jika dalam kondisi Floating Loss berkepanjangan, transaksi dengan terus melawan Arah Trand Market. Posisi KUNCI atau HEDGING atau LOCKING bukanlah SOLUSI, ini hanya menunda waktu kerugian kita untuk segera berpindahnya modal kita kepada "the biggest".
Akuilah kesalahan kita jika ternyata analisa kita meleset, batasi kerugian sesuai dengan kemampuan kita untuk mengembalikannya (mengambil kembali kerugian dalam bentuk keuntungan/profit), jika kita hanya mampu profit  $30 dalam setiap transaksi janganlah membiarkan kerugian kita melebihi $30 dengan terus berharap posisi kita tersebut bisa profit ! 
Sadarlah,  kita  berkompetisi tidak hanya dengan sesama Retail Trader, Orang perOrang atau Spekulan namun yang lebih kompeten adalah MELAWAN the biggest, brightest, most greedy minds in the world. Mereka ini  adalah Bank Investasi atau Bank Korporat atau Hedge Fund.  Mereka adalah Big Boys yang memiliki kemampuan dan sumber daya tinggi untuk selalu berada dalam permainan di pasar Forex dimana kita tidak ada apa apanya.

Mereka Predator yang sebenarnya dalam lautan Investasi Internasional, seperti Deutsche Bank, Credit Suisse, Citi Bank, JP Morgan Chase Bank, Union Bank Of Switzerland (UBS), ING Bank, Sumitomo Mitsui Banking Corp, Barclays Bank England dan masih banyak lagi.
UBS Trading Floor
UBS
Siapa yang tidak kenal UBS (Union Bank Of Switzerland) trading floornya di Stamford, Connecticut yang pernah meraih penghargaan dari The Guinness Book of Records, Trading Floor Terbesar di Dunia luasnya tiga kali lapangan sepakbola, memiliki 1400 tempat duduk dengan 2000 komputer di tambah 5000 monitor dengan total dana kelolaan $1 trilliun ! mereka musuh kita di Pasar Komoditi, Saham, Forex dan Fixed  Income  kawan !
Belum lagi JP Morgan Chase Bank  di NY trading floor nya juga memiliki seukuran lapangan bola dan memiliki cabang hampir di seluruh dunia. Jika kita hanya memiliki pengalaman trading coba coba dengan konsep  mengadu peruntungan dalam Forex, keserakahan dalam Transaksi, Sifat Ragu Ragu namun berkeras hati disaat Floating tanpa pegangan yang kuat terhadap Analisa Teknikal  dengan dikawal sepenuhnya dengan Stop Loss di setiap melakukan transaksi, kita adalah MAKANAN EMPUK MEREKA.

Jangan pernah berhenti untuk terus belajar, Ilmu memahami pergerakan Forex yang bergerak secara acak tersebut bisa kita dapatkan dari manapun, belajarlah pada tempatnya, dari pelatihan pelatihan sejenis seminar, Private Class, Webinar, Forum Forex atau bertanya langsung kepada mereka yang sudah mengenal Forex terlebih dahulu dari kita. 



- MediaPontianak/Als -






Thursday, 15 September 2011

Forex Volatility


(c)Mataf.net forex and Forex Volatility

Currency Relative Strenght Index

Currency Correlation


(c)Mataf.net forex and Forex correlation

Thursday, 8 September 2011

The 10 Best Random Trading Strategies

SAN FRANCISCO (MarketWatch) — S&P downgrade. Risk off. Hurricane Irene. Risk on. Obama’s next speech. Risk off. German court ruling. Risk on. Italian austerity? You’ve got to be kidding.
The markets are moving so fast these days that fundamentals are out the window and meaningless grasping at headlines is the only hope for investors to avoid the coming global economic train wreck. Which makes it a great time to be in the headline business. Unless you have to rank them. 

[7]. A paralyzed President faces a hostile nation with nothing more than a warmed-over stimulus plan and an oratorical insistency that has long since triggered the automatic mute button. Risk on. Dow industrials average rises 276 points. 

[2]. A well-baked Lothario thumbs his nose at Europe while playing politics with an austerity plan that’s the only hope of dragging Italy out of a widening chasm dubbed Lehman 2. Risk off. Markets plunge. A week later, the Italian parliament passes said plan with almost no teeth in it whatsoever. Risk on. There will be another one soon enough. 

[10]. A revered central bank turns its back on global markets and institutes a rigid currency floor against the euro in a desperate attempt to save itself from being dragged into recession by the popularity of its currency, the Swiss franc. Risk off. Nobody likes a currency war. 

[5]. Comment on Swiss National Bank move from Maurice Pomery, chief executive of Strategic Alpha, speaking to the Financial Times. “After currency wars come trade wars, and as we see the exporting world pressured, as the developed world contracts, tensions will rise.” Risk off. Great Depression redux, anyone? 

[8]. Gold falls $50. Risk on. Forget precious metals or the Swiss franc. The Norwegian krone is the new global safe haven. The downside is they only come in coins, and you have to take delivery. 

[3]. The markets are so bad, and Fed chief Ben Bernanke so unwilling to flood the financial industry with a third round of bond-buying, that investors are looking to emerging markets, such as Brazil, for badly needed liquidity to keep them afloat. Everybody now in unison with Roy Scheider: “I think we’re gonna need a bigger boat.” See MarketWatch story on hopes for emerging markets rate cuts. Risk off. 

[1]. The trigger to the collapse of Europe, the global financial system and capitalism as we know it lies with the financial stocks. Heads they lead us out of purgatory into a new, frenzied era of profits, housing bonuses and derivative trading products. Tails we look back fondly on the collapse of Lehman. Place your bets. Risk on.

[9]. Forget Greece. There’s a mergers-and-acquisitions boom coming in the tech sector as the doors to tens of billions of dollars of corporate cash hoards are thrown open to spend on buying Yahoo YHOO +3.38% , Hewlett-Packard HPQ -0.12% , Research in Motion RIMM -0.66% , Netflix NFLX -1.59% , and AOL AOL +0.96%  at crazy cheap prices. In the end, there is only Zynga, and we are all merely characters in its Animal Farm game. Risk on. 

[6]. When investors do return to fundamentals, and they always do, they will find the bond bubble still there and Treasuries will be the last place to be, as yields leap and China cashes in some chips. Stocks, overlooked now for more than a decade, will finally attract attention again and the dollar will trend shift back into its traditional reserve currency role. Companies will start hiring again and someone will offer to buy your house. Risk off. Hope is not an investment strategy, as they say. 

[4]. Buy-and-hold is not dead. It’s just not fun, as proven by its performance since 9/11 a decade ago. But considering what everybody was thinking about the future after Sept. 11, 2001, it hasn’t been the worst investment plan either. Afghan heroin poppies? Now those were a bad investment. Risk on. 

By David Callaway is editor-in-chief of MarketWatch.

Wednesday, 7 September 2011

Perang Mata Uang, Segera di Mulai

Semua terhenyak melihat pergerakan market saat itu. Selasa sore (06/09) Tidak semua Trader siap dan mampu mengantisipasi pergerakan harga yang tiba tiba bergerak liar satu arah dan meninggalkan jauh hampir  seribuan poin dari posisinya semula. Genderang perang mata uang (currency war) sepertinya mulai ditabuh setelah bank sentral Swiss mematok nilai tukar mata uangnya untuk pertama kali sejak 1978. Negara-negara seperti Jepang, Swedia dan Norwegia kini kebakaran jenggot akibat keputusan Swiss National Bank tersebut.
Swiss National Bank telah menetapkan batas minimum nilai tukar franc terhadap euro sebesar 1,20 franc untuk mempertahankan laju pertumbuhan ekonomi negerinya. Bank sentral Swiss ini juga siap memborong mata uang asing dengan dana tak terbatas untuk mengontrol penguatan franc. 

Franc memang telah menguat tajam seiring investor memburunya sebagai safe haven. Nilai tukar franc telah menguat sebesar 8,4% terhadap uero pada pukul 17.15 waktu London menjadi sebesar 1,203 per euro. Penguatan ini merupakan yang terbesar sejak Uni Eropa memberlakukan mata uang tunggal.

Analis menilai, keputusan Swiss National Bank ini akan mendorong investor memburu mata uang lainnya yang lebih menguntungkan. Salah satunya adalah yen. Yen merupakan mata uang save haven kedua setelah franc. "Jadi sangat mungkin yen akan menarik para pembeli untuk menghindari risiko," kata ekonom Meiji Yasuda Life Insurance Yuichi Kodama.

Bila ini terjadi, perekonomian Jepang bakal sedikit lagi ke jurang resesi. Sebab, selama ini penguatan yen telah menggerus nilai ekspor Jepang. Penguatan yen itu membuat ekspor Jepang tidak kompetitif bila dibandingkan China, Korea Selatan dan negara lainnya.

Menteri Keuangan Jepang Jun Azumi telah mengingatkan, keputusan bank sentral Swiss itu akan membahayakan nilai tukar yen. Dia membawa masalah ini dalam pertemuan G-7 pada 9-10 September mendatang di Marseille, Prancis

Karena itu, petinggi Bank of Japan (BOJ) segera menggelar rapat pasca kebijakan Swiss National Bank itu. Selama ini BOJ telah berusaha menahan penguatan yen dengan melakukan intervensi ke pasar. Catatan saja, BOJ telah menggelontorkan dana sebesar US$ 58 miliar untuk menjaga nilai tukar yen. Dana moneter ini merupakan yang terbesar sejak 2004 silam.

Kepala ekonom NLI Research Institute Koichi Haji memperkirakan, BOJ akan bertindak bersama pemerintah Jepang untuk mengintervensi penguatan yen. "Karena selama ini tindakan yang dilakukan BOJ sendirian tidak berefek pada pasar dan ekonomi Jepang," katanya.

Bila Jepang juga mengikuti langkah Swiss, analis memperkirakan, posisi Norwegia dan Swedia bakal menjadi rentan. Foreign Exchange Strategist UBS AG Geoffrey Yu mengatakan, investor akan menyerbu mata uang Swedia dan Norwegia sebagai alternatif investasi.

Dia memperkirakan, pemerintah Norwegia dan Swedia tentu tidak akan tinggal diam. Namun, "Seberapa lama ekonomi lokal toleransi terhadap penguatan mata uangnya," tanyanya.

Berdasarkan indeks korelasi Bloomberg, Krone telah menguat 4,5% terhadap sembilan mata uang pasangannya. Pemerintah Norwegia sendiri telah memberi sinyal akan membendung penguatan mata uangnya yang bisa menggerus nilai ekspor dan tampaknya perang mata uang ronde kedua bakal terjadi.

Media Pontianak/Kontan

Tuesday, 6 September 2011

Gold Rebound

NEW YORK (MarketWatch) — Does gold’s bounce-back vindicate the bugs? They say yes!
At the CME floor close on Friday, the December gold contact GC1Z +1.89%  was up $47.80 or 2.53% on the day, and $79.60 or 4.3% on the week. It had broken out of a sideways pattern which had held since early Tuesday morning and was $170.80 or 10% higher than the low seen during the previous week’s dramatic sell-off. 

And gold went higher in electronic aftermarket on Friday afternoon. On a weekly settlement basis, this close was a record. 

Gold shares celebrated: The NYSE Arca Gold Bugs Index XX:HUI +2.39%  closed at a record high, as did the large-cap gold share Market Vectors ETF Trust Market Vectors Gold Miners GDX +2.49%  .
However, this is less impressive than it sounds. There has been little advance from the previous phase of strength in early April, although gold itself is 30% higher. What happened to the famed leverage of gold shares? 

Still, long time followers of gold are feeling pretty cheerful. Indeed, the normally understated Australian commentator who edits The Privateer was positively triumphant this weekend: “The gold price is almost all the way up to the top of its bull-market channel again. If it keeps going up from here and breaches that channel (goes above it), then there is absolutely no telling how high it could go.” 

Privateer added, characteristically: “Of course, the powers that be know that. They will not ‘let it go’ without a fight. Another and bigger margin hike by the CME is possible, indeed it is likely. Don’t forget, it took at least four margin hikes to stall silver short of the $50 level at the end of April.” 
“But in the larger scheme of things, all that is irrelevant. It is achingly obvious that gold is now the premier CURRENCY in the world as far as the global markets are concerned. Not even the Swiss franc can keep up with it.” 

Part of the reason for this confidence: It is now very well known that the fourth quarter is the season of high demand from the major gold-consuming markets, particularly India.
The ever-informative Edel Tully at UBS noted on Friday morning: “Our historical physical sales to India ... data for the last three years shows that demand typically accelerates in the last four and five months of the year, with Q4 volumes between 150% and 65% higher than Q1 and Q2 respective levels.”
With gold shares lagging the metal so much, and for so many weeks, there is an obvious possibility of a dramatic catch-up play, even if gold merely sustains these levels. 

That is why this week’s gold-share action was so delightedly scrutinized by several observers.
The author of Trader Dan’s Market Views was emphatic on Friday: “Note that the HUI has smashed, and I do mean ‘smashed’ through overhead resistance near 610 and is charging higher. … I do find it very telling that the mining sector shattered upside chart resistance on a day in which the broader stock markets are cratering.” 

Over at JSMineSet, veteran gold hand Jim Sinclair the previous evening endorsed a bullish but complex gold-share chart study by one of his contributors, saying he was “... spot on. There is a quiet but definitive technical turn taking place in the group.”
Long-term chartist Martin Pring had the same thought in his Monthly, published this weekend: “The Gold Miners ETF, the GDX, has been lagging the metal quite badly. However, it looks as though it may be in the process of breaking to the upside. …The relative action of the GDX against the S&P500 Index SPX -2.53%  also looks to be positive.” 

Maybe gold shares, more than gold, will be Q4’s stars.
 
By Peter Brimelow, MarketWatch

Monday, 15 August 2011

Kompetisi MF : Ekstrim Foto

Voting : Alex Setiawan
MasterForex tiada hentinya terus memanjakan para klien, setelah beberapa bulan lalu membagikan sebuah mobil Audi R8 kepada salah satu klien yang beruntung mendapatkan hadiah undian dengan hanya memiliki modal $500. Kali ini sebagai sponsor utama kegiatan Internasional Motofreestyle FMX "PILOTOMOTO – Air acrobatics. MasterForex juga memberikan challenge "Ekstrim Foto" dimana Anda bisa kirim foto Anda sedang naik sepeda olahraga, sepeda motor, skuter, skateboard beroda dua – apa saja terserah Anda !


Hadiah utama kontes 'Foto Ekstrim' ini adalah motor keren modern yang dilengkapi dengan fitur ideal untuk kehidupan kota besar dan dinamis!  Untuk menjadi pemenang kontes dan mendapatkan motor keren foto Anda perlu memperoleh jumlah suara terbanyak.

10 peserta akan dihadiahkan helm bergaya dan 10 lainnya - akan menerima hadiah souvenir kenang-kenangan!
Pemenang akan ditentukan dalam berbagai kategori:
  • Foto yang paling ekstrim
  • Foto paling indah
  • Foto buatan yang kelihatan paling riil dan nyata
Kontes ini diadakan hanya untuk pemilik account di MasterForex dari Rusia, Cina, Indonesia dan Malaysia.

Jika anda tertarik untuk mengikutinya masih ada waktu karena Kompetisi Foto Ekstrim ini dibuka dari tanggal 05 Agustus sampai tanggal 19 Agustus 2011. Belum punya account MasterForex daftarkan diri anda segera dan ikuti kompetisinya. Jika Anda berkenan, saya sangat berterima kasih dengan bantuan anda memberikan saya dukungan dengan voting dukungan "memberi suara" Foto Ekstrim yang saya ikut sertakan berikut ini :  klik Memberikan Suara sesuai dengan gambar diatas :)
 

Thursday, 9 June 2011

MasterForex : Antara Prestasi dan Kepercayaan Investor

Media Pontianak - Selamat ! MasterForex semakin diterima masyarakat investor indonesia, khususnya kehadiran Masterforex di Pontianak - Kalimantan Barat, selepas mengikuti pagelaran Pameran Gelar Dagang Dan Bisnis Expo 2011  di Komp. Mega Mall beberapa hari lalu yang dibuka secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan berkunjung di Stand MasterForex antusiasme dan kepercayaan masyarakat investor semakin besar.

Prestasi demi prestasi terus diraih Perusahaan MasterForex, berita gembira itupun datang beberapa hari lalu dengan penghargaan oleh Sekelompok panel juri independen dari portal Global Banking & Finance Review, yang paling berkualitas di 120 negara telah mengevaluasi sekian banyak perusahaan atas berbagai kriteria dan memutuskan menganugerahi perusahaan MasterForex sebagai broker yang paling cepat berkembang di bursa Forex pada tahun 2011.

Trading dengan Telepon Selular

Demi terus memanjakan para investor yang telah mempercayakan dananya untuk di investasikan di Perusahaan MasterForex, dengan semakin berkembangnya tehnologi traksaksi dan trend bursa, maka perusahaan MasterForex memperkenalkan produk mobile yang baru, sesuai dengan keinginan klien dan mitra. MasterForex tetap mempertahankan semua kemudahan bagi trader untuk bekerja dengan MetaTrader4. Sekarang investor dapat melakukan transaksi dengan MasterForex dimana saja. Komputer pribadi dengan perangkat lunak yang diinstal tidak lagi menjadi prasyarat untuk trading yang sukses. Karena kini MasterForex kembali mengeluarkan inovasi yang semakin memudahkan para investor.

Diantara keuntungan dari produk mobile dari MasterForex
• fungsi biasa MT4 dengan mobile ;
• kenyamanan dan kemudahan penggunaan ;
• analitis dan berita;
• kemungkinan untuk menyesuaikan aplikasi dengan persyaratan spesifik dari setiap trader;
• kemudahan membuka dan menutup order

Dalam waktu dekat MasterForex berencana untuk memperluas produk mobile, meluncurkan sebuah aplikasi untuk perangkat mobile Apple dan Android, serta MetaTrader4 berbasis Web.

Prestasi MasterForex Borneo  
Desas desus cerita miring korban investasi bodong dengan janji janji perolehan keuntungan tetap setiap bulan yang ditawarkan beberapa pialang di Pontianak dalam trading tidak menyurutkan minat masyarakat untuk mengenal peluang dibisnis Forex ini. MasterForex Borneo menjadi satu satunya perwakilan Resmi Broker Luar Negeri di Pontianak tempat curahan hati masyarakat investor untuk bertanya, belajar dan berkonsultasi untuk mengenal lebih jauh bagaimana Trading Forex dijalankan dengan Me-manage Resiko yang ada.

Kepercayaan itu tidak tanggung tanggung hampir 1.5 M dana yang terakumulasi di bulan Juni 2011 ini saja selepas pagelaran Pameran Gelar Dagang dan Bisnis Expo 2011, terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada MasterForex Borneo, terima kasih kepada rekan rekan di MasterForex Borneo atas kerja kerasnya, terima kasih  Dhesta Cassanova anda layak untuk mendapatkan Reward Motor Jupiter MX dan Uang senilai $6000 atas prestasi anda. "Jangan lupa jatah aku 1 lot untuk sekali entry berapapun dapatnya hahahahha ...."


Alex L. Setiawan


Wednesday, 1 June 2011

Stand MasterForex : Antusiasme Masyarakat

Media Pontianak - Antusiasme masyarakat Kalimantan Barat, khususnya warga Pontianak Dalam Pameran Gelar Dagang Dan Bisnis Expo 2011 begitu besar, Master Forex tak luput mencuri perhatian masyarakat Pontianak terhadap kehadiran Stand MasterForex yang mampu menjawab segala keingintahuan mereka tentang Peluang Bisnis Finacial yang ada di Kota Pontianak ini. Image tentang besaran dana yang dibutuhkan untuk memulai sebuah investasi di pasar uang (Forex)  dimana selama ini mereka beranggapan hanya milik orang orang kaya dengan modal awal minimal Rp.100 juta ditambah beban biaya (fee) yang variatif dari  masing masing broker setiap melakukan transaksi. 


Welcome Bonus

Pameran yang dibuka langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono  kemarin pagi (31/05/2011) akan berakhir tanggal 04/06/2011. Pemberian Welcome Bonus 10% - 20%  untuk investor yang baru membuka rekening di Master Forex pun tak disia-siakan masyarakat, antusiasme mereka sangat tinggi untuk mengetahui seluk beluk Forex yang selama ini mereka hanya dengar dan tidak pernah berani untuk memulainya karena menurut mereka butuh modal setidak tidaknya Rp. 100 juta yang tidak mereka miliki. Dengan kehadiran Perwakilan Master Forex di Pontianak sangat membantu mereka untuk mulai memanfaatkan peluang yang terbuka lebar dibidang ini tentunya dengan belajar secara bertahap dengan investasi berdasarkan kemampuan mereka. 

Free Commision & Free Swap

Bila setiap transaksi anda di bebani fee minimal $30 - $50 dan bunga (biaya menginap) selama anda menahan posisi (hold) jika anda belum bersedia me-liquidasi posisi yang anda miliki di Market lambat laun akan membebani rekening anda. Kami yang Terbaik, kalimat ini terus memotifasi kami untuk terus  berbuat dan melayani customer sebaik mungkin, BEBAS KOMISI TRANSAKSI dan BEBAS BUNGA (BIAYA MENGINAP) dalam setiap transaksi adalah pilihan yang sulit dihindari dan sangat menguntungkan investor karena berapapun keuntungan yang anda dapat 100% keuntungan tersebut milik anda.

Edward Pangaribuan (40) salah satu pengunjung Pameran Gelar Dagang Dan Bisnis Expo 2011 tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, welcome bonus , bebas komisi dan swap menjadikannya lebih memilih Master Forex dibandingkan broker lain. "gak pusing mikirin komisi dan swap lagi pak" komentarnya ketika melakukan registrasi di Stand Master Forex.


Media Pontianak - Alex L. Setiawan


  









Tuesday, 31 May 2011

Stand Master Forex : Dikunjungi Presiden SBY

Media Pontianak - Satu kehormatan dan kebanggaan tersendiri Master Forex Borneo bisa ikut aktif dan berperan serta dalam Pameran Gelar Dagang dan Bisnis 2011 di Komplek Mega Mall - Pontianak kebetulan lokasi pameran hanya berjarak beberapa puluh meter dari Kantor Perwakilan Master Forex Borneo di Blok B - 23.

Momen yang tak terlupakan adalah disaat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono  selepas  peresmian pembukaan Pameran  Gelar Dagang dan Bisnis 2011 berkunjung ke stand stand peserta.  Presiden SBY sempat melintas dan mampir di stand Master Forex Borneo bercakap cakap sebentar dengan Kepala Perwakilan Master Forex untuk wilayah Kalimantan Sutopo Widodo.

Untuk menyukseskan Pameran Gelar Dagang dan Bisnis 2011 kali ini Master Forex bagi bagi Bonus 10% - 20% bagi client yang baru pertama kali bergabung di Master Forex.

Sayang rasanya jika moment ini anda lewatkan begitu saja, karena kebahagiaan kami di kunjungi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono patut juga anda rasakan dengan Welcome Bonus yang kami bagikan disaat anda registrasi minimal $100 di counter kami  :)


Legalitas dan Lokasi MasterForex

Sertifikasi MasterForex
Sertifikat keanggotaan dalam KPHPPK
Bukti bahwa perusahaan Masterforex adalah anggota penuh dari Komisi Pengurusan Hubungan Peserta Pasar Keuangan di Rusia (KPHPPK)
Certificate of Incorporation
Surat daftar perusahaan Beaverhead Financial Inc.
Modal dasar PT
Kutipan dari anggaran dasar PT yang menyatakan bahwa jumlah modal dasar lebih dari 1 juta dollar AS

 
 
 
 
Master Forex Perwakilan Kalimantan berkedudukan di :
Master Forex Borneo
Komp. Mega Mall Blok B-23 
Pontianak - Kalimantan Barat
CP. Alex L. Setiawan HP. 0815-222-5-777
email : helpdesk@masterforex.org


Media Pontianak - Alex L. Setiawan

Master Forex : Pameran Gelar Dagang dan Bisnis Expo 2011

Media Pontianak - Master Forex Borneo hari ini 31/05/2011 siap berpartisipasi aktif dalam Pameran Gelar Dagang dan Bisnis 2011 di Komp. Mega Mall  A.yani - Pontianak - Kalimantan Barat. Pameran ini merupakan Agenda penting dalam peyelenggaraan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-39 beberapa saat lagi akan di buka oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.

Dari 300 stand yang di persiapkan Master Forex Borneo ikut ambil bagian dalam pameran kali ini dengan harapan Master Forex bisa lebih dekat dengan masyarakat Kalimantan Barat, Pontianak khususnya.

Master Forex
MasterForex adalah perusahaan pialang perdagangan valuta asing internasional atau dapat juga disebut dengan broker forex. Master Forex beroperasi secara global sebagai  mitra utama bagi konsumen retail dan korporat serta trader institusional. Master Forex didukung oleh tim yang terdiri atas ahli keuangan dan personil bantuan teknis yang berdedikasi.

Sebagai mana forex broker maka melalui Master Forex kita bisa trade mata uang asing. Dan melalui website Master Forex, trader dapat secara langsung (online) jual beli mata uang asing, dengan menggunakan data asli (real) dari bursa forex dunia.

Legalitas dan Lokasi MasterForex?

Sertifikasi MasterForex
Sertifikat keanggotaan dalam KPHPPK
Bukti bahwa perusahaan Masterforex adalah anggota penuh dari Komisi Pengurusan Hubungan Peserta Pasar Keuangan di Rusia (KPHPPK)
Certificate of Incorporation
Surat daftar perusahaan Beaverhead Financial Inc.
Modal dasar PT
Kutipan dari anggaran dasar PT yang menyatakan bahwa jumlah modal dasar lebih dari 1 juta dollar AS

Master Forex Perwakilan Kalimantan berkedudukan di :
Master Forex Borneo
Komp. Mega Mall Blok B-23 
Pontianak - Kalimantan Barat
CP. Alex L. Setiawan HP. 0815-222-5-777
email : helpdesk@masterforex.org

Kelebihan MasterForex ?

  • Spread rendah yaitu mulai dari 2 pips
  • Deposit minimum mulai $1
  • Berbagai macam pilihan leverage dari 1:1 sampai dengan 1:500
  • Melayani Forex, CFD, Futures
  • Akses lewat PDA/Smartphone
  • Support Islamic Account
  • Berbagai pilihan dan kemudahan untuk deposit dan penarikan :
    Melalui Wirel, webMoney, Liberty Reserve, Paypal
  • Memiliki lebih dari 123.000 nasabah
  • Memiliki agen di 59 negara di dunia
  • Memiliki 9 kantor perwakilan di Indonesia
  • Berada di bawah naungan Komisi Pengurusan Hubungan Peserta Pasar Keuangan di Rusia (KPHPPK)
  • Servis 24 jam

Keamanan MasterForex

MasterForex mengharuskan setiap member untuk melakukan verifikasi dokumen dengan meng upload ID, baik itu foto ataupun alamat(KTP, Slip Koran). Hal ini ditujukan untuk menghindari dari kejahatan melalui internet dan praktek pencucian uang.



Jenis account di MasterForex

Account Dollar


  • Deposit currency is US dollar







  • Cost of 1 pip of minimal lot is 0.1$







  • Minimum deposit 5$







  • Maximum deposit unlimited







  • Leverage from 1:100 to 1:500







  • Any amount of simultaneously opened orders





  • Account Cent


  • Deposit currency US cent







  • Cost of 1 pip of minimal lot is 1 cent







  • Leverage from 1:100 to 1:500







  • Minimum initial deposit US$1







  • Maximum deposit is unlimited







  • Up to 100 simultaneously opened orders





  • Account ECN



  • Deposit currency is US Dollar







  • Minimal deposit from $500







  • Maximal deposit unlimited







  • Leverage from 1:33 to 1:100







  • Total Maximum quantity of orders unlimited







  • Minimal lot volume 0.1






  • Monday, 30 May 2011

    Ada Apa dengan Trading

    Trading Forex di Indonesia masih menjadi  bisnis negatif bagi sebagian kalangan masyarakat kita, cap negatif itu masih menghantui dan memberikan sinyal untuk segera meningalkan bisnis ini. buktinya, beberapa saat yang lalu saya di telp sahabat karib saya dan kembali bertanya kebenaran bisnis ini, karena beliau di cap PENIPU oleh keluarganya sendiri. Ada Apa Dengan Trading ?
     
    Dana kelolaan yang semula $1000 dan kemudian berkembang menjadi $3000 habis begitu saja tanpa ada kesempatan untuk menikmatinya terlebih dahulu, padahal keuntungan bisa ditarik kapan saja dan memulai lagi untuk mendapatkan angka angka dollar yang sama. "berapapun yang kau dapat itu hanya awalnya, lambat laun uangmu akan habis, lebih baik kau tabung di Bank sudah pasti berkembang biak" begitu kira kira gambaran kata kata yang diterima sahabat "tambun" saya ini untuk segera meninggalkan bisnis forex yang baru saja digelutinya.


    PELUANG

    Dalam Pelatihan Forex di kelas saya selalu bercerita bahwa perputaran uang di dunia trading ini  mencapai USD 3 triliun setiap hari, perputaran terbesar adalah dalam trading forex atau valas  jumlahnya mencapai 85% dari seluruh transaksi pasar uang di seluruh dunia dan itu wajar karena forex berputar selama 24 jam, selama 5 hari dalam seminggu.

    Kalau kita bandingkan proyeksi APBN INDONESIA tahun 2010 yang berjumlah Rp.157,8 triliun berarti perputaran uang di trading forex lebih 19.000 kali lipat dari APBN kita. Cadangan Devisa kita berdasarkan perhitungan Bank Indonesia akhir tahun 2011 hanya sebesar USD 120 M tentu terasa kecil dibandingkan jumlah perputaran uang di trading forex ini.

    Andaikan seluruh uang yang di tradingkan (USD 3 triliun) diubah secara fisik dalam pecahan $1 atau Rp.10.000,- an, dimana panjang uang $1 atau Rp.10.000,- adalah 14 cm. Uang tersebut disambung  satu sama lain panjangnya mencapai 420.000.000 km, padahal jarak Bumi ke Matahari adalah 149.680.000 km saja. Ini berarti  jika uang pecahan tersebut disambung  maka uang tersebut akan terbentang dari Bumi ke Matahari 3 kali perjalanan pulang pergi setiap hari kecuali libur trading :)

    RUGI

    Kerugian pada Trading pada dasarnya karena karakter yang lemah, sehingga takut atau bahkan terlalu kuat sehingga ngawur. Karakter yang tidak kuat atau terlalu kuat disebabkan oleh kebiasaan (habit) yang tidak benar (Afif Amrullah - Independent Trader).

    Kebiasaan yang tidak benar disebabkan oleh perilaku yang tidak tepat tetapi dilakukan berulang kali. Perilaku yang tidak tepat dikarenakan pilihan metode yang kurang valid atau bahkan tidak punya metode yang baik. Oleh karena itu memulai trading dari belajar "aa be ce"  dengan mini account adalah tepat dan jauh lebih baik dari pada langsung trading dengan modal besar minimal $10.000 yang di syaratkan "pialang lokal" yang menyebabkan kerugian besar dan menimbulkan image yang salah dalam hal ini cap negatif dari masyarakat bahwa forex itu bisnis tipu tipu.

    Mari kita ambil contoh Perusahaan Bursa Berjangka di Indonesia. Adanya FEE/KOMISI yang ditarik setiap transaksi dengan jumlah nilai tertentu adalah tidak tepat dan tentu saja merugikan klien. Inilah barangkali penyebabnya mengapa trading  di Bursa Berjangka Indonesia banyak yang mengalami kerugian. Logikanya adalah tentu saja perusahaan berjangka tersebut ingin melakukan entry sebanyak banyaknya setiap hari meskipun posisi tidak memungkinkan. (pernyataan ini dikutip dari : Afif Amrullah dalam bukunya KARIANTO - jadi jangan marah sama saya yah sahabat Trader Indonesia).

    TRADING ADALAH BISNIS PALING JUJUR

    Trading adalah bisnis mandiri terlepas dari kekurangan dan kelebihannya, tidak khawatir dikhianati orang lain dan sebaliknya tidak perlu takut di cap sebagai penghianat. Karena kita tidak perlu memalsukan penawaran tender, tanda tangan, nota, laporan, SPK, SPPJ, faktur pajak, dan dokumen lainnya. Trading adalah usaha ksatria, dilakukan seorang diri, sehingga untung dan rugi hanya kita sendiri yang menikmatinya. menjadi Trader berarti kita mampu memerdekakan diri sendiri tanpa kita perlu berpromosi, advertasi, meikrarkan diri dan berproklamasi.

    Dalam Trading kita tidak mungkin berbohong, karena kalau bohong untuk apa dan siapa yang akan kita bohongi ? kita tidak mungkin melakukan penipuan pada Market, kita tidak bisa bertindak curang, mustahil menjadi penghianat dan tidak ada peluang untuk berbohong ! kecuali anda mengelola dana orang lain, kemudian dana itu habis dan anda katakan dana itu masih ada :)

    Market tidak bisa diatur oleh siapapun di dunia ini harus bergerak naik atau turun, selama  modal dan keuntungan bisa kita tarik (withdrawal) tanpa syarat apapun berarti kita sudah melakukan Trading pada tempat yang benar.

    BROKER NAKAL 

    Jika anda menjumpai hal hal berikut ini (dikutip dari berbagai sumber) dalam Trading sepatutnya anda mempertimbangkan kembali untuk melanjutkan bertransaksi ditempat mereka :
    • 1. Melarang suatu teknik trading tertentu, seperti scalping secara berlebihan. Biasanya di awal, Broker  akan mengatakan gak apa apa scalping bebas dan boleh pakai apapun, tetapi jika kita profit terus dengan teknik itu. Maka anda akan menerima surat yang isinya diusir secara halus tidak boleh bermain di tempat mereka lagi, ATAU cara kasar yaitu order anda tiba tiba dikacaukan seperti spread yang sengaja dibesar-besarkan, lambat, sering putus dan sebagainya. mereka bisa dengan mudahnya membuat account nasabah  freeze atau ngaco.

    • 2. Hal yang aneh dan tidak adil bagi kita para klien adalah, apabila kita melakukan deposit dengan ecurrency (liberty reserve, paypal, dsb), prosesnya sangat cepat  langsung masuk. Namun jika withdrawal sampai beberapa hari. Yang umum adalah 1-2 hari withdrawal, yang baik adalah 3-5 jam, yang perlu dipikir-pikir untuk lanjut atau tidak adalah jika sampai seminggu bahkan 10 hari lebih belum terkirim juga, Anda bisa mulai curiga dan sesegera mungkin meninggalkan broker seperti ini.


    Media Pontianak/Alex L. Setiawan

    Sunday, 29 May 2011

    Kesalahan Trading

    Selalu kalah,  tepatnya RUGI (LOSS) dalam trading bagi seorang trader adalah kesalahan trading yang lumrah terjadi dalam transaksi Forex, Namun kesalahan yang selalu berulang-ulang terkadang tidak disadari  akibatnya membuat trader tersebut bangkrut, berikut kesalahan umumnya terjadi dalam trading yang dicatat secara detail oleh Afif Amrullah seorang Independent Trader dalam bukunya KARIANTO. Sebagian dari kesalahan tersebut  juga terjadi pada diri saya, apakah ini juga anda alami saat ini ? jika YA cepat cepatlah merubah strategi trading anda sebelum mengalami kebangkrutan berikutnya : 

    1. Tidak memasang Stop Loss.
    2. Tidak menggunakan Indicators (mengabaikan indicators).
    3. Tidak memiliki rencana, dan tidak pernah mencatat kejadian buruk.
    4. Tidak mengatur dana (Money Management).
    5. Tidak disiplin dan tidak konsisten.
    6. Tidak pernah intropeksi dan menguji strategi trading yang hendak dipakai.
    7. Tidak focus, dan suka berganti ganti pairs.
    8. Tidak rela jika loss yang disebabkan oleh tersentuhnya stop loss.
    9. Entry berpegang pada Buy on Low dan Sell on High saja, bukan berpedoman pada Indicators.
    10. Emosi dan mudah marah, serta ingin membalas dendam kerugian.
    11. Ragu ragu dengan analisa sendiri.
    12. Suka meminta sinyal, nasihat dan pendapat orang lain.
    13. Suka memprediksi dan meramal harga.
    14. Suka entry Instant.
    15. Selalu berganti Indicators.
    16. Memakai strategi yang rumit dan kompleks.
    17. Serakah, ingin untung yang besar dan berlipat lipat.
    18. Terburu buru entry dan target entry setiap hari.
    19. Hanya entry pada pairs yang merasa dikenal saja.
    20. Menganggap bahwa trading adalah mudah dan gampang. 
    21. Merasa prestasi atau karier sebelumnya hebat.

    Everybody makes business mistakes, kata Alan Bond. Beberapa Sultan dan Raja Raja yang Bijaksana, selalu memiliki penasehat, yang bertugas memberi nasehat, dengan kata lain mencari kesalahan Sang Sultan atau Raja, dan memberikan jalan keluar atau solusi.

    Antara karakter dan pola pikir ibarat kita siklus hidup telur dan ayam. Lalu kalau kita adalah Trader yang Loss, bagaimana kita mengubahnya menjadi Trader yang Profit ? tentu saja kita harus mengubah diri sendiri. Dimulai dari mana mengubahnya ? dari manapun kita berkeinginan memperbaiki diri, dari situlah kita selalu  temukan pintu perbaikan, meskipun untuk menemukan pintunya bukan perkara mudah :)



    Media Pontianak/ Alex L. Setiawan


     

    Thursday, 26 May 2011

    Franchise and License Expo Indonesia 2011

    Franchise & License Expo Indonesia 2011 will be held on 14-16 October 2011. Franchise and License Expo Indonesia can be held in Indonesia once or several times within a year, can be in different place or city.
    Franchise and license Expo is the ideal place to introduce, launch and expand business opportunities. You can obtain hands on intelligence, learn industry information, digging on the mailing lists, meet with franchise owners face-to-face, learn more about a franchise business opportunity, and attend companies corresponding to be attended by a number of promising franchise.


    Here the schedules of Franchise & License Expo held in Indonesia :
    • 28- 30 April 2006
      • Franchise Expo, Potential Product and Investment
      • Location : Tiara Convention Center
    • 1 – 3 December 2006
      • The 4th Year of Franchise & License Expo Indonesia
      • Assembly Hall – Jakarta Convention Center – Senayan
    • 25 – 27 May 2007
      • Franchise & License Expo, in Surabaya
    • 9 – 11 November 2007
      • The 5th Year of Franchise & License Expo Indonesia
      • Assembly Hall – Jakarta Convention Center – Senayan
    • 1 – 3 August 2008
      • Franchise Expo in Surabaya
      • Location : Gramedia Expo Surabaya
    • 12 – 21 September 2008
      • Pekan Raya Peluang Usaha 2008
      • Location : Balai Kartini, Jl. Gatot Subroto Jakarta, Indonesia
    • 24 – 26 October 2008
      • The 6th Year of Franchise & License Expo Indonesia
      • Assembly Hall – Jakarta Convention Center – Senayan
    • 13 – 15 November 2009
      • The 7th Year of Franchise & License Expo Indonesia
      • Assembly Hall – Jakarta Convention Center – Senayan
    • 12 – 14 November 2010
      • The 8th Year of Franchise & License Expo Indonesia
      • Assembly Hall – Jakarta Convention Center – Senayan
    • 14 – 16 October 2011
      • The 9th Year of Franchise & License Expo Indonesia
      • Assembly Hall – Jakarta Convention Center – Senayan
      • Official News : See Here
    Franchise and License Expo is expected to attract over 15000 potential entrepreneurs wishing to start their own business franchise. This place will undoubtedly be the ultimate zone to expose and develop your business opportunities.

    Wednesday, 25 May 2011

    Sanksi Bappebti Sejak 2005

    Jakarta - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) telah memberikan sanksi kepada 115 pialang berjangka, selama periode 2005 hingga saat ini.

    Kepala Bappebti Syahrul R Syampurnajaya mengungkapkan, apabila memang ditemukan adanya penipuan oleh suatu perusahaan pialang berjangka, maka pihaknya akan langsung membekukan perusahaan tersebut. "Kalau dia pialang kita bekukan," ujarnya saat di Gedung DPR RI, Rabu (25/5).

    Namun, lanjutnya, sebelum dibekukan ada tahapan-tahapan sanksi yang diberikan seperti peringatan tertulis, denda administratif berupa kewajiban membayar sejumlah uang tertentu, pembatasan kegiatan usaha, pembekuan kegiatan usaha, pencabutan izin usaha, pencabutan izin, pembatalan persetujuan, hingga pembatalan sertifikat pendaftaran.

    "Sebelum bekukan semua rekaman account-nya kita tutup, nanti diberikan satgas, tim dalam menghadapi konsumen yang dirugikan atau ganti dengan dana jaminan," ungkapnya.

    Berdasar data Bappebti, sejak 2005 hingga tahun ini, sebanyak 115 pialang berjangka telah dikenai sanksi dari Bappebti. Pada tahun 2005 terdapat 9 pialang, 2006 sebanyak 6 pialang, tahun 2007 sebanyak 15 pialang, tahun 2008 dan 2009 masing-masing sebanyak 11 pialang, sedangkan pada tahun 2010 terdapat 59 pialang kena sanksi.

    Pada triwulan I tahun ini baru sebanyak 4 pialang dikenai sanksi dengan 2 pialang dibekukan kegiatan usahanya, 1 pialang dikenakan sanksi pembekuan pencairan, dan 1 pialang dikenakan sanksi pembatalan persetujuan. [hid]

    by : Mosi Retnani Fajarwati - www.inilah.com

    Saturday, 21 May 2011

    Forex : Buy On Monday Sell On Friday

    Media Pontianak - "Buy on Monday Sell On Friday" ... adalah petuah kuno yang pernah saya dengar dari Master Trader yang sudah lama berkecimpung di dunia Online Trading yang aktif mengamati pergerakan harga baik secara Teknikal maupun Fundamental, namun tingkat kebenaran dan keakuratannya sulit untuk diyakini  begitu saja karena pada dasarnya Market bergerak secara acak dan tidak bisa dikendalikan oleh keinginan siapapun orang per orang yang menggeluti Bisnis Forex ini, karena ada kalanya Sell on Monday sepanjang hari hingga penutupan Market on Friday :)  

    Hadirnya petuah ini mengindikasikan bahwa peristiwa tersebut memang sering terjadi di Forex, lantas apa iya terjadi di semua pair (pasangan mata uang) ?  kalo kita cermati pada pasangan EUR/USD sepertinya petuah ini ada benarnya, on Monday dia (EUR/USD) terkadang TURUN namun menjelang berganti hari  kemudian keesokan harinya dia mulai merangkak NAIK hingga hari menjelang On Friday. 

    Hari ini petuah Buy on Monday Sell on Friday kembali membuktikan dirinya sejak 15/05/2011 hingga sepanjang hari ini 20/05/2011 pasangan EURO/USD benar benar menunjukkan keperkasaan-nya, berbahagialah anda yang selalu menanti peristiwa peristiwa TAKING PROFIT on FRIDAY seperti ini.

    Adakah pasangan mata uang lainnya mengalami hal yang sama ? sudah saatnya anda mengamati kembali CHART HARIAN anda apakah petuah kuno tersebut juga mengadopsi perilaku yang sama, jika ternyata tidak jangan salahkan saya karena saya hanya kembali mengamati probabilitas petuah ini dan membicarakannya tadi siang di kantor ... alhasil anda sudah menduga hasilnya jika ikut mengamati fenomena petuah ini. 868WXPHVK5DT



    Salam Profit ! Trader Indonesia 

    Alex L. Setiawan


    Wednesday, 18 May 2011

    Andika Lubis : Dulu Loper Koran, Kini Beromzet Miliaran

    Meraih kesuksesan bisnis bisa lewat banyak cara. Salah satunya aksi nekat seperti yang dilakukan Andika Lubis. Tanpa bekal, ia pergi ke Amerika Serikat. Kini perusahaan yang dia bangun sukses besar mencatat omzet hingga Rp 400 juta per bulan.

    Banyak pengusaha yang sukses meski tanpa modal besar. Salah satunya adalah Andika Rama Lubis. Pria lulusan Arsitektur Institut Teknologi Nasional Bandung ini lebih banyak memulai bisnisnya dengan modal nekat. Toh, kenekatan itu menggiringnya menjadi pengusaha muda beromzet Rp 5 miliar per tahun.

    Saat ini, lewat bendera Eprodeco, Andika berhasil menjadi dekorator tepercaya sejumlah pengelola mal besar di Jakarta. Kliennya mulai dari Plaza Indonesia, sampai perusahaan besar macam Panasonic dan XL Axiata. Satu proyek dekorasi bisa bernilai hingga Rp 300 juta.

    Tak hanya dekorasi, lewat induk usaha PT Andrafa Abiatama, Andika juga menyediakan one stop shopping desain kreatif, printing, merchandise, dekorasi, dan event organizer. Sejak pertama kali didirikan pada 2008, klien Andrafa sudah mencapai ratusan perusahaan. Kebanyakan mereka memanfaatkan jasa Andrafa pada acara peluncuran produk.

    Dari kecil, Andika yang lahir di Kinabalu, pada 18 September 1974, memang pekerja keras. Ayah ibunya selalu menekankan untuk berusaha mendapatkan apa yang diinginkannya. “Kalau mau mainan, saya harus beli sendiri dari hasil tabungan, ditambah uang ayah sedikit,” kenang Dika, begitu ia disapa.

    Demikian pula saat kuliah. Lantaran usaha ayahnya di bidang desain interior bangkrut terimbas krisis moneter pada 1998, Dika harus pontang-panting mencari biaya tambahan kuliah dengan bekerja serabutan. Beruntung, kala itu Citibank menawarkan program kartu kredit untuk mahasiswa. Ia menjadi agen penjualnya. Keuntungannya lumayan. “Bisa buat nambah-nambah uang kuliah,” ujarnya.

    Prinsip kerja keras itu menempa Dika menjadi tidak mudah menyerah dan berani mengejar mimpi. Selulus kuliah, ia sempat bekerja di satu perusahaan. Tapi, tak seberapa lama, ia memutuskan mundur lantaran ingin ingin menimba ilmu dan mendapatkan pengalaman kerja di Amerika Serikat (AS).

    Dengan bermodal pinjaman dari sang nenek sebesar Rp 10 juta untuk membeli tiket, Andika nekat pergi ke AS. Padahal, saat itu situasi tengah genting setelah terjadi tragedi WTC 11/9. Beruntung, ia lolos di pembuatan visa turis sampai administrasi di bandara. Karena hanya berbekal uang 100 dollar AS dari pamannya, ia terpaksa tidak makan saat pesawat transit di Singapura dan Jepang.

    Sesampai di AS, Dika menyambangi tantenya untuk menumpang hidup. Lantaran hanya menumpang, ia tak berani meminta uang lebih. Ia memutuskan mencari pekerjaan. Peluang termudah adalah menjadi loper koran. Kebetulan, ada seorang loper koran dekat tempat tinggal tantenya mempercayakan pekerjaannya ke Dika.

    Saban dini hari, Dika mengantarkan koran dengan meminjam mobil sang tante. Upah mengantar koran lumayan. Dalam dua minggu, ia mendapatkan bayaran 1.500 dollar AS. Tak sampai dua bulan, ia bisa bayar utang ke neneknya.

    Hidup Dika juga banyak ditopang oleh belas kasih orang lain. Selama belum memiliki visa kerja, ia ditolong seorang warga China-Amerika. “Saya menggunakan ID dia selama bekerja,” ujarnya.

    Tidur cuma dua jam

    Singkat cerita, Dika mendaftarkan diri untuk mendapatkan visa pelajar. Ia ingin kuliah di universitas swasta di bidang manajemen bisnis. Tak disangka, ia diterima.

    Sembari kuliah, Dika menambah jam kerjanya dengan menjadi penjaga toko, mulai dari pukul 16.00 sampai pukul 22.00. Ia tidur selama dua jam, lantas mulai pukukl 24.00 hingga pukul 06.00 mulai mengantar koran. Ia melanjutkan waktunya untuk kuliah mulai pukul 7.00 pagi sampai pukul 13.00 siang. “Saya melakukan rutinitas itu selama empat tahun,” ujar Dika.

    Pada tahun 2003, ada kabar duka datang dari Indonesia. Ayahnya meninggal dunia karena sakit. Ibunya memanggil pulang Dika. Ia harus menggantikan sang ayah sebagai tulang punggung keluarga. Dengan berat hati, Dika meninggalkan bangku kuliah dan memulai usaha dari nol di Indonesia.

    Usaha pertamanya adalah membangun creative design dan event organizer bersama seorang teman. Usaha itu sempat sukses dan berhasil membukukan omzet hingga Rp 2 miliar per tahun. Sayang, lantaran ada konflik internal, Dika memutuskan keluar.

    Bermodal uang tabungan, bersama sang istri, Rany Fauziah Pospos, yang dinikahinya pada tahun 2005, Dika membangun usaha tandingan. Lewat bendera Andrafa Abiatama, ia mulai mendapatkan aneka proyek. “Pertama, saya dipercaya Panasonic menyediakan aneka merchandise dan produk printing,” kata Dika.

    Dika juga menggarap dekorasi mal dan interior apartemen. Sejumlah apartemen di Jakarta pernah mendapat sentuhan desain Andika. Kini, ia tengah bernegosiasi membangun dekorasi panggung acara sirkus. “Nilainya mencapai Rp 700 juta karena panggungnya harus kuat dinaiki gajah,” kata Dika. 

    (Diade Riva Nugrahani/Kontan)

    dikutip dari  : Kompas 


    Tuesday, 17 May 2011

    Soros SELL GOLD

    SEATTLE. Miliarder George Soros terus melepas kepemilikannya di logam mulia yaitu emas. Melalui beberapa unit usaha, emas dilepas karena harganya terus rally.

    Soros Fund Management LLC menjual 99% sahamnya di SPDR Gold Trust, lima juta saham di iShares Gold Trust dan memangkas kepemilikan saham di VovaGold Resources In dan Kinross Gold Corp.

    Kebalikan dengan Soros, hedge fund manager John Paulson justru mempertahankan kepemilikannya. Paulson & Co tetap menggenggam 31,5 juta saham di SPDR Gold Trust dan meningkatkan dananya di perusahaan tambang emas yaitu Barrick Gold Corp dan Gold Fields Ltd.

    Sebelumnya, pada Desember 2010, emas memikat investor yang mencari keuntungan yang lebih baik ketimbang berinvestasi di aset berisiko tinggi seperti pasar saham dan obligasi. Saat itulah pembelian emas di SPDR Gold Trust dan iShares Gold Trust mencatat rekor.

    "Posisi kami ada di akhir pertandingan rally harga emas," ujar James Dailey dari TEAM Financial Asset Management LLC di Harrisburg, Pennsylvania. Ia sendiri memprediksi emas bisa mencapai level US$ 2.500 dalam dua tahun ke depan.


    laporan : Dyah Megasari/Bloomberg/ www.kontan.co.id

    Monday, 16 May 2011

    Krisis Eropa : "Pertemuan Rahasia" yang Tidak Rahasia

    Oleh: Nizar Hilmy - Strategydesk
     
    Pertemuan rahasia untuk membahas krisis utang Eropa ternyata tidak rahasia, dan pasar semakin khawatir. Satu minggu di zona euro, yang berisi dengan isu, spekulasi dan penyangkalan. Pertemuan rahasia diselenggarakan di Luksemburg pada Jumat minggu lalu (6 Mei)  tidak mampu menyakinkan pasar bahwa para pejabat sedang mengatasi krisis. 

    Menteri keuangan dari Perancis, Jerman, Yunani, Italia dan Spanyol menghadapi pertemuan itu bersama Presiden ECB Jean-Claude Trichet, Ketua Komisi Eropa Olli Rehn, dan Ketua Eurogroup Jean-Claude Juncker.

    Bila maksudnya mengadakan pembicaraan tanpa diketahui media dan pasar, mereka gagal. Menjelang pertemuan itu, Der Spiegel, majalah Jerman, mengungkapkan dalam situsnya bahwa ada pertemuan yang diselenggarakan untuk membahas kemungkinan Yunani keluar dari zona euro.

    Jubir Juncker awalnya membatah itu terjadi namun kemudian mengakui bahwa itu diadakan untuk membahas masalah krisis utang. Meski para analis sepakat bahwa mustahil Yunani keluar dari euro, bahkan Juncker menyebut isu itu bodoh, spekulasi terus menyorot masalah yang melilit negara itu, setahun setelah mencapai bailout 110 miliar euro. Senin lalu, Standard & Poor’s menurunkan lagi peringkat Yunani ke B, atau lima tingkat di bawah investment grade.

    Pasar cemas Yunani sedang menuju gagal bayar parsial (partial default), dengan memperpanjang maturitas utang karena tidak mampu membayar. Secara publik, pembicaraan soal default atau pemotongan jumlah utang (haircut) bukanlah opsi. Tidak hanya ini akan bencana  bagi perbankan Yunani, tapi politisi cemas soal dampaknya terhadap bank di seluruh zona euro, karena keterkaitan mereka dengan surat utang Yunani. Bank Jerman dan Perancis merupakan pemegang terbesar surat utang Yunani.

    Namun, banyak analis yang melihat para pemimpin tidak punya banyak pilihan, pemotongan atau partial default. Meski demikian, para menteri keuangan menolak untuk mengambil keputusan seperti itu. Mereka malah mengatakan sedang membahas cara untuk mengubah persyaratan paket bailout. Menyediakan Yunani dengan tambahan bantuan juga menjadi opsi. Yunani juga bisa diberikan lebih banyak waktu untuk mencapai target defisitnya atau mendapat pengurangan bunga pinjaman. Bunga itu sudah diturunkan sebesar 1% Maret lalu.

    Harapan para menteri keuangan zona euro dapat menghasilkan keputusan dalam pertemuannya pada 16 Mei (pertemuan yang dijadwalkan dan tidak dirahasiakan), semakin surut. Para pejabat mengindikasikan tidak ada langkah untuk Yunani sampai bulan depan.

    Perwakilan Uni Eropa dan IMF berada di Athena minggu ini dan depan, mengevaluasi dampak paket bailout dan pengetatan anggaran. Misi ini akan memberikan penilaian terkini mengenai Yunani, termasuk kebutuhan dananya. Olli Rehn mengatakan keputusan apapun harus menunggu sampai minggu depan.

    Jadi, setelah pertemuan Jumat lalu, Yunani dan zona euro tetap pada kondisi semula. Meski ada pertemuan, ternyata tidak ada keputusan untuk Yunani. Mungkin konsekuensi dari pertemuan itu adalah semakin jatuhnya kepercayaan publik terhadap pemimpin zona euro.


    (strategydesk)