UNDER CONSTRUCTION - WEBSITE DALAM PERBAIKAN - TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA

Forex adalah Bisnis yang mengandung RESIKO SANGAT TINGGI, tidak seorangpun yang mampu mengendalikan pergerakan Forex ini "...harga bergerak secara acak tidak akan menjamin seseorang bisa profit secara terus menerus karena Forex adalah PERMAINAN PSIKOLOGI" kata Bill William yang terkenal dengan Chaos Teory-nya.

TRADING ADALAH BISNIS PALING JUJUR, Bisnis mandiri terlepas dari kekurangan dan kelebihannya

Trading Forex di Indonesia masih menjadi bisnis negatif bagi sebagian kalangan masyarakat kita, cap negatif itu masih menghantui dan memberikan sinyal untuk segera meningalkan bisnis ini. Ada Apa Dengan Trading ?

STRATEGY TRADING : INDICATORS VS NAKED TRADING

Dalam melakukan transaksi Forex apa yang sebaiknya kita pakai sebagai acuan dalam trading ? Amati Candlestick anda satu persatu, karena setiap perpindahan candlestick adalah signal buat kita.

Surat Keputusan (SK) No.75/BAPPEBTI/Per/12/2009 tentang Pialang Asing (PMA) di Indonesia.

PT Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) SEGERA bekerja sama dengan Pialang Berjangka Luar Negeri untuk dapat langsung bertransaksi di Bursa Komoditas kedua di Indonesia ini. Pialang Luar Negeri dapat langsung bertransaksi di Bursa Tanah Air TANPA HARUS memiliki Kantor Perwakilan di Indonesia.

TIPS TRADING : NASEHAT DARI MASTER FOREX DUNIA

“Trading itu tidak sulit. Apa yang sulit adalah disiplin dan komitmen yang diperlukan dalam aktivitas trading" - Michael Miligan. “Tidak ada alasan untuk tawar-menawar lebih delapan poin. Segera saja lakukan pembelian. Begitu juga ketika turun, jika anda berpikir harga akan turun, segera saja lakukan penjualan.” - David Ryan

Ratings and Recommendations by Outbrain

Showing posts with label Lifestyle. Show all posts
Showing posts with label Lifestyle. Show all posts

Saturday, 14 May 2011

'Unit Link' Topang Bisnis Prudential

Pendapatan Naik Jadi Rp 10 Triliun
JAKARTA  — PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mencatat kenaikan tiga pendapatan premi dalam kinerja keuangannya pada tahun 2010. Salah satunya total pendapatan premi yang naik sebesar 38,9 persen atau menjadi Rp 10,08 triliun dibanding 2009. "Pembayaran premi dari nasabah cukup baik sesuai dengan strategi dan perencanaan perusahaan," kata Presiden Direktur Prudential Indonesia William Kuan di Jakarta.

Tidak hanya itu, pendapatan premi baru pun naik cukup signifikan sebesar 60,3 persen dari 2009 atau naik menjadi Rp 5,17 triliun, di mana 94 persen dari premi baru tersebut dihasilkan oleh produk unit link. "Kontribusi unit link lebih dari 95 persen dari total bisnis kami," katanya, yang menyatakan bahwa komposisi produk tradisional memang sangat kecil.  

Terkait dengan dominasi produk yang asuransi dan investasi tersebut, ia menyebutkan, pasar yang justru meminta produk unit link ini, bahkan yang mendorong dari pertumbuhan asuransi.
Kondisi positif juga dicatat oleh perusahaan asuransi yang telah berdiri sejak 1995 di Indonesia untuk pendapatan premi syariah dengan kenaikan 41,9 persen dari 2009 atau menghasilkan Rp 1,3 triliun pada 2010 .  

"Unit link"
Pekan lalu, Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Stephen Juwono menyatakan, unit link mulai menunjukkan angka yang signifikan dari lima tahun terakhir ini.  Selain sebagai asuransi, produk ini juga merupakan suatu alternatif dalam berinvestasi.

Stephen menilai unit link akan berkembang seiring dengan masyarakat yang semakin teredukasi, yang saat ini masih cenderung banking-minded. Selain itu, faktor tumbuhnya masyarakat kelas menengah yang mencapai sekitar setengah dari total penduduk Indonesia, dengan kecenderungan pendapatan per kapita yang meningkat turut mendongkrak tumbuhnya unit link

Ia mengakui, secara tidak sadar, masyarakat memang "dipaksa" untuk berpartisipasi dalam asuransi melalui unit link karena penawaran produk ini kepada konsumen cenderung lebih menarik dibandingkan asuransi tradisional. 
Namun dengan semakin bertumbuhnya produk ini, tidak serta-merta perusahaan-perusahaan asuransi langsung menawarkannya, khususnya bagi investor asing yang masuk ke pasar negara berkembang. Mereka lebih dahulu menawarkan produk tradisional. "Begitu mulai banyak pemegang polis (yang mengerti dunia investasi), mereka akan mulai rilis (produk unit link)," tuturnya.  

Mengapa banyak yang mulai beralih ke produk unit link? Stephen menjawab, karena produk ini memberikan pengembalian yang lebih tinggi ketimbang tradisional. Ia memprediksi, dalam kurang lima tahun ke depan, unit link bisa berkembang hingga menguasai pasar asuransi hingga 80 persen. Tahun 2010, premi yang dihasilkan produk unit link telah mencapai sekitar 58 persen dari total premi asuransi jiwa nasional sebesar Rp 75,98 triliun. 


sumber : Kompas 


Informasi lebih lanjut, Investasi di Prudential :
  Hubungi : Mustafa HS - 0813827440809


Thursday, 12 May 2011

Pamer Bikini 'Hindu', Bendera Australia Dibakar

Jakarta - Sebuah fashion show di Sydney memicu kemarahan warga India setelah seorang model mengenakan bikini bergambar Dewi Hindu Lakshmi yang sangat dihormati umat Hindu.

Masyarakat India berujuk rasa dengan membakar bendera Australia sebagai protes setelah model fashion show di Sydney menggunakan bikini bergambar dewi yang dianggap sebagai lambang kekayaan, kemakmuran dan kesuburan itu.

Seperti dikutip Dailymail, kejadian ini bermula ketika label pakaian renang Australia Lisa Blue mengeluarkan koleksinya untuk dipamerkan pada ajang Australia Fashion Week di Sydney, pekan lalu. Pakaian olahraga renang (bikini) itu salah satunya bergambar foto Dewi Lakshmi.

Inilah yang membuat demonstran di Amritsar, Punjab, turun ke jalan dan membakar bendera Australia sebagai wujud protes.

Setelah kejadian itu, label yang berpusat di Byron Bay, Australia, meminta maaf dan berjanji bahwa kreasinya tidak akan pernah tersedia lagi untuk dijual.

"Permintaan maaf itu merupakan langkah ke arah yang benar," tegas Negarawan Rajan Zed, seperti dikutip Australia Daily Telegraph.

Zed menambahkan, kejadian ini merupakan penghinaan. Tidak pantas dewa atau dewi Hindu dijadikan konsep komersial. Sebab simbol iman apapun, besar atau lebih kecil, tidak boleh disalahgunkan.

"Hal ini sangat mengganggu, karena melihat Dewi Lakshmi yang sangat dihormati dalam agama Hindu, pada pakaian renang ditampilkan oleh model di sebuah peragaan busana." tambah Zed. [ram]

www.inilah.com

10 Fakta Mengejutkan Orang Terkaya Dunia

Jakarta - Kekayaan kerap menjadi patokan kemakmuran suatu negara. Tak heran bila, perkembangan kondisi jutawan selalu menjadi topik menarik.

Deloitte Center for Financial Services menggelar penelitian tentang kondisi jutawan 10 tahun mendatang. Baik tempat tinggal mereka dan kecenderungan investasi yang akan mereka pilih. Seperti apa?

Ke-25 negara yang diteliti dalam studi ini meliputi 15 negara maju, seperti Australia, Kanada, Prancis, Jerman, Hong Kong, Italiam Jepang, Belanda, Norwegia, Singapura, Spanyol, Swedia, Swiss, USA dan Inggris. Kemudian 10 negara berkembang seperti Brasil, China, India, Malaysia, Meksiko, Polandia, Rusia, Korsel, Taiwan dan Turki.

Menurut penelitian, total kekayaan jutawan dunia dalam 10 tahun mendatang akan tumbuh 119% dari US$92 triliun menjadi US$202 triliun. Untuk negara berkembang, pertumbuhan pada 2020 cukup mengesankan, yakni melesat 260%, dari US$7 menjadi US$25, signifikan dengan pertumbuhan di negara maju sebesar 107%, dari US$85 menjadi US$177. 

Ekonomi negara berkembang disebutkan akan mengalami peningkatan peringkat pada dekade selanjutnya. Yang paling menonjol adalah China, yang akan naik dari peringkat 12 dengan US$1,67 dari total kekayaan 2010, ke peringkat 7 dengan US$8,24 dari total kekayaan 2020. Demikian juga India yang naik dari peringkat 19 dengan US$0,58 ke level 15 dengan peringkat US2,95

AS masih akan menjadi negara dengan jumlah jutawan terbanyak pada 2020, disusul Jepang, Jerman dan Inggris. Untuk peringkat global total jumlah jutawan, negara berkembang akan mengalami kenaikan ranking, dengan beberapa ekonomi tumbuh signfikan, seperti Korsel dan Meksiko. Sedangkan beberapa yang justru menurun adalah Taiwan dan Turki. 

Sementara itu, dalam golongan super kaya, dengan kekayaan di atas US$30 juta, negara berkembang secara komparatif akan lebih baik, ketimbang golongan dengan kekayaan yang lebih kecil (US$1-5 juta). Bila pada 2010 jumlah kelompok kekayaan di atas US$30 juta mencapai 871 ribu, maka pada 2020 akan menjadi 1,719 ribu.

China pun masih akan memegang posisinya sebagai negara ekonomi tertinggi kedua, setelah AS, dengan kekayaan di atas US30 juta. Sementara Brazil menempati posisi kelima dan India di posisi keenam.
Riset pun menunjukkan bahwa Singapura akan memiliki populasi terbesar untuk jutawan. Proporsi super kaya terkait total jutawan pada 2020 menjadi tertinggi di Singapura, dengan persentase populasi 1,82%. Sedangkan Swiss nomor dua dengan persentase populasi 0,61% dan Hong Kong posisi ketiga dengan persentase 0,52%.

Bagaimanapun, jutawan Swiss akan menjadi yang terkaya di dunia. Menurut studi, jutawan di Swiss akan memiliki rata-rata US$4,2 juta kekayaan, tertinggi di antara 25 negara dalam studi ini. Posisi kedua adalah Singapura dengan US$4 juta, kemudian AS dengan US$3,9 juta. China mungkin memiliki rata-rata kekayaan terakhir utnuk jutawan, yak ni US$1,3 juta per rumah tangga.

Dimana mereka berinvestasi?
Menurut riset, alokasi aset untuk 1% kekayaan tertinggi relatif konsisten di beberapa negara maju. Untuk hunian, negara- negara seperti Italia, Spanyol dan Hong Kong akan menjadi pilihan utama investasi. Untuk bisnis, Amerika masih menjadi pilihan utama, disusul Jepang, Jerman, dan Prancis.
Sementara untuk saham lokal, Amerika dan Kanada menempati posisi teratas, disusul Swiss, Inggris, Hong Kong dan Jepang. Adapun untuk saham asing, investor lebih memilih Swis, Inggris, dan Jerman.
Berdasarkan data 2000-2011, jutawan di AS sudah kembali ke level prakrisis. Jumlah jutawan di AS sempat meningkat pada 2006. Namun, kejatuhan yang cukup signifikan terjadi selama krisis finansial. Meskipun kini jumlah jutawan tampaknya mulai kembali ke level sebelum krisis.

Lihat saja, ada 496 ribu rumah tangga AS dengan golongan super kaya (lebih dari US$30 juta). Sementara golongan menengah (US$5-30 juta) mencapai 2,292 juta rumah tangga dan golongan paling bawah (US$1-5 juta) mencapai 7,753 juta rumah tangga.

Adapun kekayaan total seluruh jutawan AS pada 2020 diperkirakan akan mencapai US$87 triliun, dengan CAGR 9% antara 2011-2020. AS pun akan tetap menjadi pasar pengelola kekayaan terbesar di dunia.
New Jersey akan menjadi negara bagian dengan jutawan terpadat di AS. Kepadatan jutawan di seluruh negara bagian AS. Pada 2010, Connecticut menjadi negara bagian dengan kepadatan tertinggi untuk jutawan, mencapai 14,2%, Sedangkan pada 2020, New Jersey akan menjadi daerah terpadat untuk jutawan, sebesar 24,6%. Disusul Massachusetts sebesar 23,2%, dan Connecticut 22,6%. [mdr]



www.inilah.com

Saturday, 7 May 2011

Benarkah Moyang Manusia Lebih Mirip Sapi ?

London - Hasil studi antropologi terbaru mengungkapkan, nenek moyang manusia, Paranthropus Boisei, ternyata memiliki perilaku mirip sapi dibanding manusia biasa. 

Sebelumnya, terdapat perkiraan, rahang kuat Paranthropus Boisei digunakan untuk makan kacang-kacangan, biji-bijian,dan buah-buahan. Kini, hasil studi terbaru mengindikasikan gigi Paranthropus Boisei digunakan untuk memotong dan memakan rumput dalam jumlah besar.

“Kami tak menduga menemukan primata berkebiasan makan layaknya sapi dalam pohon keluarga nenek moyang manusia,” ungkap Profesor Matt Sponheimer dari University of Colorado Boulderdi Amerika Serikat (AS).

Paranthropus Boisei merupakan bagian garis keturunan saudara manusia yang dikenal sebagai Australopithecines. Fosil Australopithecines berasal dari Etiopia dan diperkirakan berusia tiga juta tahun. Fosil ini juga dikenal sebagai Lucydan diduga merupakan ‘ibu’ manusia modern.

Sekitar dua setengah juta tahun silam, Australopithecines terbagi menjadi dua dua kelompok, yakni homo sapiens (awal mula manusia modern) dan jenis Paranhropus yang kemudian punah. Fosil pertama Paranthropus Boisei atau ‘Nutcracker Man’ ini ditemukan di Tanzania pada 1959.  [mor]

sumber : www.inilah,com

Thursday, 11 November 2010

Michelle jadi penasehat Obama, lalu memadu kasih

by : Dwi Astuti
Kisah hidup Presiden Barak Obama penuh liku. Mulai dari kelahirannya, masa remaja dan percintaan sampai anak Menteng itu menjadi presiden AS yang hari ini akan tiba Jakarta menjadi ulasan media di mana-mana.

Ayah kandung Obama meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil di Nairobi pada 1982. Namun, Obama baru mendapat kabar kematian ayahnya 1 tahun kemudian ketika dia berusia 22 tahun. Kenyataan ini menjadi pukulan bagi Obama.

Maklum, setelah orang tua kandungnya bercerai, Obama hanya sempat bertemu sekali secara singkat dengan ayahnya pada 1971. Ibu kandung dan kakek neneknya tidak pernah bercerita terus terang mengenai keberadaan ayahnya ketika dia masih hidup.

“Pada waktu kematiannya, ayah masih menjadi sebuah mitos bagi saya,” kata Obama seperti dikutip dari biografi Barack Obama di situs www.biography.com

Setelah lulus SMA, Obama menimba ilmu di Occidental College di Los Angeles selama 2 tahun. Dia kemudian dipindahkan ke Universitas Columbia di New York, dan lulus pada 1983 dengan gelar sarjana ilmu politik.

Obama kemudian bekerja di sektor bisnis selama 2 tahun, lalu pindah ke Chicago pada 1985. Di sana, dia bekerja di South Side sebagai organizer komunitas untuk penduduk berpenghasilan rendah di Roseland dan Altgeld Gardens.

Di masa-masa ini, Obama bergabung dengan Trinity United Church of Christ. Dia juga mengunjungi para kerabatnya di Kenya, termasuk mengunjungi kuburan ayah kandung dan kakek dari pihak ayah.

Pada 1988, Obama balik dari Kenya dan mengenyam ilmu hukum di Harvard Law School. Setahun berikutnya, dia bertemu Michelle Robinson, rekanannya di perusahaan hukum Sidley & Austin di Chicago.

Michelle ditugaskan menjadi penasihat Obama selama magang musim panas di perusahaan itu. Keduanya pun kemudian mulai memadu kasih. Pada Februari 1990, Obama terpilih sebagai editor keturunan Afrika-Amerika pertama di Harvard Law Review. Obama lulus magna cum laude pada 1991.

Setelah tamat, Obama kembali ke Chicago untuk praktek sebagai pengacara hak-hak sipil untuk perusahaan Miner, Barnhill & Galland. Dia juga mengajar di University of Chicago Law School, dan membantu mengatur pendaftaran pemilih selama kampanye pilpres presiden Bill Clinton pada 1992.

Pada 3 Oktober 1992, Obama dan Michelle menikah. Mereka pindah ke Kenwood, di South Side, Chicago, dan dikaruniai dua orang putri: Malia (lahir 1998) dan Sasha (lahir 2001).

Obama menerbitkan otobiografinya pada 1995 berjudul Dreams From My Father: A Story of Race and Inheritence. Pada 2006, otobiografi itu dirilis dalam bentuk audiobook dan mendapat penghargaan Grammy untuk Best Spoken Word Album.

Obama mulai terjun ke dunia politik ketika mengikuti kandidasi dalam pemilu Senat pada 1996. Dia menang dalam pemilu tersebut dan terpilih menjadi anggota Senat dari Partai Demokrat untuk wakil Illinois.

Pada 2000, Obama berupaya mengincar kursi Bobby Rush di Parlemen, yang ketika itu masa jabatan Rush sudah berakhir, dalam pemilu Parlemen AS. Namun, gagal. Obama kemudian menciptakan sebuah komite kampanye pada 2002, dan mulai menggalang dana untuk mengikuti pemilu Senat 2004.

Obama menggaet seorang konsultan politik, David Axelrod, dan mulai membaca prospeknya untuk memenangi kursi Senat. Karena angka polling menguat, Obama memutuskan untuk mencalonkan diri untuk kursi Senat yang ditinggalkan Peter Fitzgerald dari Partai Republik.

Dalam pemilu primer Partai Demokrat pada 2004, Obama meraih mayoritas 52% suara, mengalahkan pengusaha multijutawan Blair Hull dan Pengawas Keuangan untuk negara bagian Illinois Daniel Hynes.

Setelah konvensi partai, Obama kembali fokus untuk memenangi kursi Senat dari Illinois. Lawannya dalam pemilu tadinya seharusnya adalah pemenang pemilu primer Partai Republik Jack Ryan, seorang mantan bankir investasi yang kaya raya.

Namun, Ryan menarik diri dari pencalonannya pada Juni 2004, setelah mantan istrinya, aktris Jeri Ryan, mengungkapkan kepada publik terkait dugaan penyimpangan seksual. Pada Agustus 2004, diplomat dan mantan kandidat presiden Alan Keyes kemudian menggantikan Ryan.

Pada pemilu November 2004, Obama memperoleh 70% suara sedangkan Keyes 27%. Kemenangan ini mengantarkan Obama menjadi anggota Senat AS wakil Illinois dan disumpah jabatan pada 4 Januari 2005.

Obama menerbitkan buku keduanya berjudul The Audacity of Hope: Thoughts on Reclaiming the American Dream pada Oktober 2006. Tak lama setelah dirilis, bukunya ini masuk dalam daftar bestseller di peringkat pertama versi New York Times dan Amazon.com.
by : Dwi Astuti

Pada Februari 2007, Obama menghiasi berbagai berita utama dunia ketika ia mengumumkan pencalonannya sebagai presiden AS 2008 dari Partai Demokrat. Dia harus bertarung ketat dengan mantan ibu negara dan juga Senator AS dari New York, Hillary Rodham Clinton.

Meski demikian, pada 3 Juni 2008, Obama yang telah dijagokan kuat oleh Demokrat akhirnya mendapat dukungan penuh dari Hillary Clinton selama masa kampanye. Pada 4 November 2008 menjadi saksi Barack Obama untuk menduduki jabatan Presiden AS, karena dia berhasil mengalahkan John McCain, calon presiden dari Republik.

Dalam pilpres, Obama mengantongi suara 52,9%, sedangkan McCain 45,7%. Pada 20 Januari 2009, Obama resmi dilantik menjadi presiden ke-44 sekaligus menorehkan sejarah sebagai presiden AS keturunan Afrika-Amerika pertama. (dewi.astuti@bisnis.co.id)

bisnis.com/Media Pontianak

Friday, 5 November 2010

Abu Merapi Sampai di Puncak Bogor

Abu vulkanik Merapi mulai masuki kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Abu tipis ini turun disertai hujan gerimis yang mengguyur kawasan itu.

"Abunya terlihat di kaca mobil saya, " kata Doni Suryantoro, salah seorang pengendara mobil kepada detikcom, Jumat (5/11/2010).

Doni menjelaskan, titik-titik abu tersebut mulai terlihat saat memasuki kawasan Puncak Pass. Namun abu tersebut belum mengganggu jarak pandang.

"Saya naik mobil dari Cianjur menuju Puncak. Sedangkan abunya mulai terlihat di Puncak Pass," katanya.

Doni menjelaskan, hujan abu di Bogor tersebut belum membahayakan. "Masih tipis, jadi tidak berbahaya," katanya. Abu juga dilaporkan telah terlihat di Sukabumi, ratusan km dari Merapi.
(nal/nrl) 

DetikNews

Friday, 29 October 2010

Hargai Diri dengan Kewajiban Menabung

by : Budi Cahyadi - detikFinance

Tak jarang kita mendengar penolakan, seperti: "Aduh, mahal sekali biaya di calon sekolah pilihanmu Nak. Nampaknya kami tak mampu membiayainya. Kamu tahu kan ? Ayah tidak punya uang sebanyak itu. Pilih saja sekolahan yang lebih murah".

Sudah dapat ditebak suasana hati si anak, yang kecewa tidak mendapatkan apa yang didambakannya. Tidak jarang pula sang Ayah menyesal. "Kalau saja aku menabung sejak dulu, tentu anakku tak perlu kecewa seperti ini". Nasi sudah menjadi bubur.

Masihkah ada solusi untuk tidak membuat kecewa si anak? Ada. Pinjam uang. Yang berarti utang. Saya rasa para pembaca setuju, bahwa hal ini hanyalah solusi semu alias memindahkan masalah. Selesai masalah untuk menghindari kekecewaan si kecil, pindah menjadi masalah dikejar hutang, yang tidak jarang berujung pada masalah besar dalam kehidupan rumah tangga kita. Sebuah bencana bukan?

Betapa hal 'kecil' yang disebut menabung dapat membuat perbedaan dalam hidup kita. Sayangnya kesadaran menabung dimasyarakat kita dewasa ini masih minim. Berbagai macam alasan muncul disaat sebenarnya kita punya kemampuan untuk menabung, seperti : "Masih banyak keperluan, mudah-mudahan nanti ada sisanya, baru saya tabung".

Penundaan seperti ini sering berujung pada: tidak pernah sempat menabung. Waktu terus berjalan, tanpa sadar sampailah kita pada masa untuk tinggal 'menyesal'. Apakah hal seperti ini akan Anda biarkan tejadi dalam hidup Anda?

Para pembaca yang budiman, mengutip kata bijak dari Mother Teresa: 'Yesterday is gone. Tomorrow has not yet come. We have only today. Let us begin'. Marilah mulai menabung sekarang.

Bagaimana caranya untuk memastikan bahwa aktivitas menabung kita akan memberikan hasil yang optimal? Pada saat kita menerima pendapatan rutin setiap bulan, sudah barang tentu akan mengalir menjadi pengeluaran rutin bulanan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga (sebut saja Belanja), membayar kewajiban seperti tagihan kartu kredit, cicilan rumah, cicilan kendaraan dll, serta mengalokasikan dana untuk tabungan. Mana dulu yang harus dibayar? .
Mari kita tinjau beberapa pola aliran dana rutin berikut ini:

Pola 1.

Pendapatan -> Belanja -> Kewajiban -> Menabung

Pada pola yang pertama ini, belanja didahulukan, kemudian baru membayar kewajiban dan sisanya untuk menabung. Kebanyakan dari kita menggunakan pola ini dalam kehidupan sehari-hari. Kelebihan pada pola ini adalah semua kebutuhan belanja anda dan kewajiban(atau sebagian) anda terpenuhi. Namun biasanya kebutuhan belanja bervariasi, mulai dari kebutuhan primer sampai barang yang diinginkan namun tidak dibutuhkan terbeli.

Kemungkinan Anda membelanjakan semua dana yang ada sangat tinggi sehingga tidak semua kewajiban terbayar dan tidak ada sisa lagi untuk menabung. Kecuali Anda adalah orang yang sangat hemat dalam belanja.

Untuk jangka panjang, pola ini akan sangat sulit dalam mendapatkan arus kas positif, bahkan akan menjadi beban bulan berikutnya (yang sebetulnya tidak perlu terjadi), mengingat masih ada tunggakan cicilan yang tentunya akan terkena bunga majemuk (bunga berbunga).

Pola 2.

Pendapatan -> Kewajiban -> Belanja -> Menabung

Pada pola kedua ini, karena kewajiban dibayar lebih dulu, maka Anda akan terhindar dari beban biaya yang tidak perlu dalam bentuk beban bunga majemuk akibat penundaan pembayaran kewajiban tersebut di bulan berikutnya. Namun tetap saja kemungkinan Anda akan menghabiskan dana yang tersisa untuk belanja masih sangat tinggi. Sehingga tidak ada sisa untuk menabung.

Pola 3.

Pendapatan -> Menabung -> Kewajiban -> Belanja

Menurut hemat saya, pola ketiga ini adalah yang terbaik. Artinya, Anda mewajibkan diri untuk memotong pendapatan Anda untuk menabung lebih dulu. Ada baiknya Anda merubah "Mind set" tentang tabungan ini dengan konsep "Paying yourself first" sebagai prinsip utama dalam buku "The Richest Man in Babylon" karangan George S. Clason (baca deh!). Dalam buku ini memberikan inspirasi bahwa anda sebaiknya menghargai segala usaha anda selama ini dengan membayar diri sendiri paling tidak (minimal) 10 % dari pendapatan Anda dalam bentuk tabungan wajib Anda sebelum membayar kewajiban Anda dan membelanjakannya.

Hal ini akan memberikan keleluasaan bagi peningkatan aset Anda melalui dana tabungan yang terkumpul. Dana tabungan tersebut akan menjadi "Income Generating Asset" atau Aset yang memiliki kemampuan mengembangkan dirinya sendiri yang akan memberi Anda "passive Income". Tentu besarnya pendapatan pasif ini bergantung pada instrumen keuangan yang anda pilih untuk menempatkan dana tabungan Anda (bacalah artikel-artikel kami sebelumnya).

Setelah itu bayar dulu semua kewajiban Anda. Dan selanjutnya Anda bebas berbelanja tanpa kekhawatiran. (cukup ngga cukup, harus cukup!).

Dengan pola yang ketiga ini akan memberikan kepastian akan bertambahnya aset Anda, sesuai dengan tujuan-tujuan financial yang Anda rencanakan. Terlebih lagi, kalimat penolakan (karena ngga punya uang) pada paragraph pertama artikel ini tidak akan pernah terjadi.

Para pembaca yang bijak, tentu Anda setuju bahwa menabung itu wajib hukumnya. Mari kita lakukan dengan benar, dengan memprioritaskannya sebagai hal pokok dalam kehidupan kita. Dengan ditambah kedisiplinan dan persistensi dalam menabung tentu akan lebih memberikan kepastian atas pencapaian tujuan-tujuan financial Anda dimasa depan. Semoga bermanfaat.

Budi Cahyadi MM, CFP®, TGRM Perencana Keuangan


Media Pontianak

Thursday, 28 October 2010

Investasi di Pasar Modal dan Emansipasi Perempuan

by : Indro Bagus,Whery Enggo Prayogi - detikFinance

Emansipasi perempuan Indonesia kini tidak hanya terbatas pada pilihan bekerja di luar rumah. Meski pilihan itu mendorong terjadinya kemandirian finansial pada perempuan, kadangkala pilihan itu tetap saja sulit dijalani.

Terlebih, jika perempuan itu sudah berkeluarga dan memiliki momongan. Mengambil pilihan bekerja di luar rumah mau tidak mau harus mengorbankan waktu di luar rumah dan meninggalkan buah hati tercinta. Tentu pilihan ini masih terasa sulit bagi kebanyakan perempuan.

Untuk itulah, diperlukan cara alternatif guna menciptakan perempuan-perempuan yang mandiri secara finansial, tanpa harus mengorbankan waktu untuk keluarga.

Investasi perempuan di pasar modal bisa menjadi salah satu pilihan menarik. Apalagi, kini dunia pasar modal tengah dalam proses transisi menuju era transaksi via internet atau yang dikenal dengan nama online trading.

Fasilitas online trading, sudah barang tentu bisa menengahi masalah klasik antara perempuan bekerja versus perempuan rumahan. Dengan manjajal online trading, perempuan berkeluarga alias ibu rumah tangga, bisa tetap memiliki waktu penuh mengurus rumah sembari mencari sumber pendanaan alternatif.

Menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan, Linda Amalia Sari Gumelar, perempuan sebagai ibu rumah tangga di tuntut dapat mengelola keuangan keluarga. Untuk itu, pemahaman yang mantap soal investasi, harus memiliki tempat dalam benak perempuan moderen. Tujuannya tak lain menciptakan kemandirian finansial perempuan.

"Perempuan Indonesia sudah saatnya berinvestasi di pasar modal. Tentu juga harus mengerti alternatif-alternatif investasi selain produk perbankan," ujar Linda seusai membuka perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD Jakarta, Senin (10/5/2010).

Ia menambahkan, bentuk pemahaman yang bisa dilakukan adalah dengan membuka kelas edukasi pasar modal yang difasilitasi BEI. Otoritas pasar modal pun menyambut baik hal ini.

"Kita akan buat kelas khusus perempuan. Ini komitmen kami untuk memperbanyak jumlah investor di pasar modal," ujar Direktur Pengambangan PT Bursa Efek Indonesia Friderica Widyasari Dewi.

Friderica juga mengamini adanya kelebihan peran perempuan, seperti yang diungkapkan Linda Gumelar. Ibu rumah tangga menurutnya adalah Menteri Keuangan di dalam keluarga. Mereka dinilai sangat cakap mengelola keuangan. Untuk itu, kecakapan ini hendaknya dituangkan dengan berinvestasi di pasar modal.

"Perempuan harus mengambil peran berinvestasi di pasar modal. Karena perempuan adalah Menteri Keuangan di dalam keluarga, maka pengelolaan di pasar modal tentu bisa dilakukan," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan juga membuka perdagangan pasar modal hari ini (10/5/2010), tepat pada pukul 09.30 JATS. Sosialisasi pasar modal sendiri, merupakan upaya BEI untuk meningkatkan jumlah calon investor di Indonesia, dengan penyelenggaraan berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi.

Analis BNI Securities, Asri Pohan bahkan menegaskan, investasi di pasar modal bisa menjadi jalur enterpreneurship baru bagi ibu rumah tangga. Namun, dirinya mengingatkan, keputusan untuk membeli atau menjual saham tertentu, jangan hanya didasarkan atas rumor tapi harus pada analis fundamental yang komprehensif.

"Kita bisa lihat keputusan fundamental. Bisa dari laporan keuangannya, aksi-aksi korporasinya. Jangan hanya rumor pasar," ujar Asri saat ditemui di galeri BEI.

Lanjutnya, "Ini bisa alternatif entepreneurship. Dia tidak harus meninggalkan rumah untuk melakukan transaksi di pasar modal, yaitu dengan memanfaatkan online trading," imbuhnya.

Nah, bagi perempuan atau ibu rumah tangga yang berpikir untuk mencari sumber pendanaan alternatif tanpa harus mengorbankan waktu untuk keluarga, berinvestasi di pasar modal dapat menjadi pilihan yang cukup solutif. Namun tentunya, pemahaman mengenai dunia pasar modal harus memadai. Salah-salah, yang ada malah buntung ketimbang untung.

Media Pontianak

Monday, 25 October 2010

Terobosan Baru : Isi Otak Anda Bisa Disimpan dalam Hard Disk

Lupa, sudah jadi 'penyakit' manusia. Apalagi jika usia menua, kemampuan otak untuk merekam memori makin lemah.

Namun, tak perlu khawatir. Ilmuwan terkemuka, Raymond Kurzweil (62) mengatakan kelak kita akan bisa mem-back up otak manusia, termasuk segala memori yang ada di dalamnya.

Tak perlu menunggu lama untuk mewujudkan hal itu. "Saya sangat yakin bahwa dalam waktu 20 tahun kita akan bisa memiliki ribuan mesin komputer nanorobot di dalam darah," kata Kurzweil di depan 500 undangan dalam acara 'Future Talk' di Wina, Austria, seperti dimuat Daily Mail, Kamis 21 Oktober 2010.

Dijelaskan dia, nanorobot itu berfungsi untuk menyembuhkan tubuh, meningkatkan performa badan, dan menyimpan cadangan isi otak.

"Sama seperti Anda punya cadangan file komputer," tambah Kurzweil.

Kata dia, ini bukan hal yang mustahil. Sebab, teknologi yang ada saat ini memungkinkan hal itu.

"Ini berarti benda itu akan mengembalikan setiap pikiran, pengalaman, dan apapun yang menjadikan kita seorang individu manusia," tambah Kurzweil.

Anda ragu akan hal ini? Bagi Kurzweil, ia sudah biasa dianggap gila oleh sebagian orang.

Diceritakan dia, pada awal1980-an, ia pernah memprediksikan World Wide Web (www) akan muncul pada pertengahan tahun 1990.

"Dulu saya dianggap sinting. Tapi lihat yang terjadi, dan prediksi saya soal kapan www muncul benar," kata dia.

Di kalangan para ilmuwan, Raymond Kurzweil memang bukan orang sembarangan. Selama kariernya di bidang sains, Kurzweil berulang kali menemukan teknologi perintis komputer, termasuk teknolongi pengenalan suara.

Sejarah hidupnya tak kalah mengagumkan. Pada usia 15 tahun, ia menciptakan program yang bisa mengkreasi ulang musik dengan gaya komposer besar. Ini membuka peluang Kurzweil remaja bertemu dan mewawancarai Presiden, Lyndon B Johnson di Gedung Putih.

Kemampuan otaknya yang encer juga mampu membuat mesin yang bisa membaca pidato tertulis untuk rekannya yang buta, penyanyi tenar, Stevie Wonder.

Untuk Stevie Wonder juga, Kurzweil membuat alat musical synthesizer yang secara revolusioner bisa berfungsi seperti instrumen nyata.

Sementara, dalam bidang akademik, Kurzweil memiliki 19 gelar doktor kehormatan (honoris causa). Kini, ia kerap menjadi penasihat bagi pemerintah, ilmuwan, militer dan pebisnis di seluruh dunia. Topiknya, tentang soal teknologi terkini.(ywn)

VivaNews/Media Pontianak

Dijual, Potongan Mayat Manusia via Online Mulai 3 November 2010

by : Elin Yunita Kristanti

Jualan lewat internet kian beragam, dari yang biasa sampai yang aneh-aneh seperti air liur gadis China atau hantu dalam botol, misalnya.

"Untuk jasad utuh ditawarkan seharga £61,733, ada juga yang bagian torso, juga kepala."

Namun yang ini tak hanya aneh, tapi membuat bulu kuduk merinding dan memancing kontroversi. Seorang ahli anatomi bernama Gunther von Hagens, yang sohor yang dijuluki 'Dokter Kematian' menjual bagian tubuh manusia. Penjualan dilakukan via online.

Dalam situsnya itu, si dokter kamatian ini mengumumkan bahwa para klien bisa membeli jasad tanpa daging yang diawetkan dengan zat plastik. Tapi Hagens berjanji tidak sembarang menjual potong tubuh itu.

Cuma orang tertentu yang boleh membeli daging jualannya yakni mereka yang bisa membuktikan potongan tubuh manusia itu akan digunakan untuk kepentingan riset, pendidikan, dan kesehatan.

Penjualan via online itu resmi dimulai pada 3 November mendatang. Harganya juga macam-macam tergantung bagian tubuh mana yang dibeli. Untuk jasad utuh ditawarkan seharga £61,733 -- demikian diberitakan koran Sueddeutsche Zeuitung.

Sementara Torso -- bagian tas tubuh manusia dijual seharga £50,154. Untuk tiap potong kepala manusia dihargai £19,495. Tak hanya manusia, Hagens juga menyediakan bagian tubuh hewan.

Hagens memiliki teknik khusus mengawetkan mayat. Caranya, memindahkan cairan tubuh dan lemak dan menggantikannya dengan plastik resin. Cara pengawetan mayat seperti banyak diminati orang selama ini dan membuatnya jadi triliuner.

Dia memulai kontroversi ketika melakukan otopsi untuk publik di stasiun televisi, Channel 4 pada 2002 silam. Saat itu ia dituduh hanya mencari popularitas dan sensasi. Dia juga kerap mendapat ancaman akan ditangkap dengan tuduhan menjalankan prosedur ilegal.

Nama Hagens kembali mengemuka tahun lalu. Ia mengadakan pameran bertajuk 'Cycle of Life' Postbahnhof, Kota Berlin, Jerman pada Kamis 7 Mei 2009.

Pameran itu memajang 200 kadaver (mayat manusia yang diawetkan) dari berbagai tahap - sebelum dilahirkan hingga saat lanjut usia. Termasuk dua jasad dalam pose sedang berhubungan seksual.

Ia juga pernah sesumbar akan mengawetkan jasad Michael Jackson dengan pose 'Moonwalk'.

Gereja Katolik Jerman mengutuk tindakan anatomis nyentrik ini. Uskup Agung Robert Zollitsch meminta para politisi bertindak menghentikan praktek yang dinilai bejat ini. Selain melanggar tabu, tindakan Hagens dinyatakan tak menghormati jiwa orang yang meninggal.

Orange, LiveScience/Media Pontianak

Thursday, 14 October 2010

Bayi Berekor lahir di Kab. LANDAK

Dunia semakin tua, kejadian demi kejadian aneh pun bermunculan di muka bumi ini, tak terkecuali di Propinsi Kalimantan Barat, seorang bayi dilahirkan tidak lasim seperti biasanya, berikut ini kutipan yang di dapat oleh Media Pontianak dari Tribun Pontianak berikut ini,

Warga Kecamatan Mandor Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Rabu (13/10/10), dihebohkan dengan kelahiran bayi yang disebut-sebut berekor sepanjang tiga centimeter. Warga berduyun-duyun mendatangi Puskesmas Mandor tempat bayi tersebut dilahirkan.

"Sampai sekarang Puskesmas Mandor masih ramai, orang-orang dari desa lain juga datang untuk melihat bayi itu," ujar Mariwan, Warga Desa Sambora Kecamatan Toho, yang mengaku datang ke Mandor.

Mariwan bahkan sempat mengabadikan kondisi bayi tersebut dengan kamera ponselnya. Dia menuturkan, kondisi sang bayi mengerikan dengan ekor itu.

Kepala Puskesmas Mandor, Sri Supartinah, yang dikonfirmasi Tribun menyesalkan isu yang berkembang. Dia membantah bayi tersebut mirip binatang dan mempunyai ekor.

"Bayi ini cacat, tidak memiliki tempurung kepala, sehingga otaknya berada di luar. Mata dan hidungnya tidak sempurna. Sementara fisik lainnya seperti tangan dan kakinya juga tidak normal. Kita tidak bisa menyimpulkan kondisi bayi itu seperti apa," katanya.

Sri menuturkan, bayi dengan berat 3 Kg tersebut terlahir dari rahim Asui (17) pada Selasa (12/10/10) dini hari, di Desa Stabar melalui bantuan bidan desa. Bayi pertama itu kini kini menjalani perawatan di Puskesmas Mandor.

Agar tetap dalam keadaan stabil, pihak puskesmas meletakannya di inkubator dengan batuan oksigen. Susu diberikan melalui selang ke mulut bayi malang ini.

"Kami sudah memberikan perawatan kepada bayi ini. Untuk memberinya susu terpaksa diberikan melalui selang," ujarnya.

Biaya perawatan bayi tersebut sepenuhnya ditanggung oleh Pemkab Landak melalui program Jamkesda. Sebab perekonomian orangtuanya sangat memprihatinkan. Mereka tinggal di rumah kecil berukuran 4x4 beratapkan daun. Keduanya hanya mengandalkan hidup dari berladang dan menoreh getah.

Dami (22), ayah bayi malang tersebut mengaku tidak pernah mempunyai firasat apapun saat istrinya mengandung. Bahkan, istrinya rajin memeriksakan kandungannya ke bidan desa.

"Saya sedih melihatnya, ingin rasanya punya anak yang sehat seperti anak orang lain. Jika dia hidup bagaimana jika besar nanti, kalau kondisinya seperti itu," keluh Dami.

Editor: End | Laporan: Ali / Media Pontianak

Friday, 1 October 2010

Tinja Warna Warni Tidak lagi Menjijikkan

Melbourne, Perbedaan metabolisme yang terjadi di dalam tubuh dapat menghasilkan warna tinja yang berbeda pula. Tertarik dengan warna-warni tersebut, mahasiswi di Australia mengubah tinja menjadi sesuatu yang tidak menjijikkan.

Mahasiswi bernama Georgie Mattingley itu memadukan tinja miliknya sendiri yang berwarna-warni dengan bunga dan dedaunan, lalu mengemasnya dalam bola-bola resin. Beberapa karya semacam itu akan ia pamerkan bulan depan di Kingston Art Center, Melbourne.

Dikutip dari Whereilive, Jumat (1/10/2010), ketertarikan gadis 21 tahun ini terhadap tinja dimulai saat berusia 13 tahun. Ia mengamati bahwa berbedaan kondisi kesehatan dan jenis makanan yang ia santap telah mempengaruhi warna tinja yang ia hasilkan.

Lewat pameran bertajuk Life is Delicious ini, Mattingley yang merupakan mahasiswi Monash University ini hendak menghadirkan sesuatu yang lain tentang tinja. Dari sesuatu yang kotor, ia kemas sedemikian rupa agar tampak indah.

"Saya berusaha semampu saya untuk mengubah sesuatu yang vulgar dan menjijikkan menjadi sesuatu yang indah dan spiritual," ungkap Mattingley.

Kalangan akademisi memberi tanggapan positif terhadap ide ini. Seorang profesor dari Royal Melbourne Institute of Technology, Linda Williams menilai pameran ini bisa mengubah persepsi orang tentang tinja sebagai produk sisa dari metabolisme alami tubuh manusia.

"Saya pikir Mattingley berusaha untuk mengubah pandangan orang bahwa tinja yang dihasilkan dari proses alami di dalam tubuh ini bukan sesuatu yang menjijikkan," ungkap Linda.

Rencananya, pameran ini akan digelar di Kingston Arts Centre, Moorabbin pada 7-19 Oktober. Penonton tidak dipungut biaya untuk melihat kotoran warna-warni milik Mattingley. (bbs/detikHealth)