Tensi "Tekanan Darah Indonesia" kembali naik, akhir akhir ini kita kembali mendengar ribut ribut antar kelompok di seantero negeri ini, paling timur indonesia : Irian Jaya, Sulawesi, Ambon, Kalimantan, Jakarta dan sebagian kekawatiran karena ulah teroris (nota bene perampok) di Sumatera.
Kerinduan akan ketenangan kembali menggugah, tidak bisakah kita hidup rukun dan damai diantara keberagaman negeri yang sangat indah ini ? Apa yang didapatkan dari pertikaian itu, sebuah kebangaan atas kelompok pemenang atau prestise keberhasilan atas keberanian kelompok suku tersebut ?
Sebagai sebuah rantai kehidupan "nusantara" kerusuhan yang berlebihan (baca : pembantaian) akan menimbulkan kekhawatiran di sebagian kelompok masyarakat lainnya di negeri ini, kekhawatiran yang ditakutkan karena sudah mengaitkan suku tertentu bisa berakibat kait mengaitkan karena kita hidup di negeri yang penuh dengan keberagaman suku, agama dan ras.
Sebagai warga negara yang baik tentulah kita diharapkan untuk saling menghargai perbedaan dan menikmati perbedaan itu sebagai sebuah nikmat yang tak terhingga karena kita memang diciptakan bersuku suku dan berbangsa bangsa agar bisa saling mengenal dan saling membantu.
Aku Cinta Indonesia
Jika kita memandang sebuah berbedaan, keunikan, dan keberagaman dari sudut pandang positif saya yakin akan menimbulkan satu rasa kebanggaan dan cinta akan negeri ini. Cinta Indonesia dan keindahan alamnya, kerinduan untuk saling mengunjungi tempat tempat wisata yang unik. Berdamailah Saudara Saudaraku kita Hidup di Negeri yang dianugrahi Allah SWT Negeri yang Indah, Negeri yang melimpah akan Budaya dan Warisan untuk Anak Cucu Kita Kelak. (redaksi/MediaPontianak)